Tips Kelola Limbah Fashion, Bisa Disumbangkan hingga Cermat saat Belanja Pakaian
JAKARTA, iNews.id – Kebiasaan perempuan yang kerap lapar mata saat belanja pakaian memang berdampak pada limbah fashion di dunia. Tak jarang, limbah fashion atau pakaian bekas menimbulkan ancaman yakni kerusakan lingkungan.
Memang tak banyak disadari oleh masyarakat bahwa kebiasaan mengonsumsi dan berganti-ganti pakaian turut berkontribusi pada kelestarian lingkungan. Semisal saat melihat selebgram favorit pakai baju yang keren atau ada tren pakaian terbaru, kita langsung tergiur untuk membeli.
Padahal faktanya pakaian tersebut tidak benar-benar dibutuhkan. Kebanyakan orang, khususnya perempuan membeli baju baru demi mengikuti tren terbaru. Hal ini juga disampaikan oleh Aretha Aprilia, pakar manajemen limbah dan energi, bahwa kebiasaan masyarakat yang konsumtif dalam hal pakaian turut berkontribusi pada menumpuknya limbah pakaian.
Berkaca dari banyaknya limbah fashion, berikut tips yang bisa Anda lakukan:
1. Sumbang pakaian bekas
Tak dipungkiri, semakin terancamnya lingkungan kita dari berbagai kerusakan, membuat berbagai pihak makin menunjukkan keseriusannya dalam pelestarian. Salah satunya seperti program yang dilakukan Aeon Mall Indonesia yang mendukung pelestarian lingkungan dengan mengadakan sejumlah aktivitas di empat pusat perbelanjaan di Jabodetabek. Salah satunnya dengan dengan berdonasi pakaian dan buku layak pakai. Cara ini adalah salah satu aktivitas yang berpedoman pada Sustainable Development Goals (SDGs) dengan metode 6R (Rethink, Reduce, Reuse, Recycle, Repair, and Returnable).