Tantri Kotak Kena Mental usai Ditipu Teman, Patah Hati dan Hilang Nafsu Makan
Menurut Tantri, hingga lebih dari dua hari sejak terduga pelaku menghilang, belum ada kejelasan mengenai keberadaannya. Kondisi tersebut membuat dirinya semakin cemas.
"Jam segini biasanya ngantuk, ini masih melek ngebayangin hak anak-anak yang gw kumpulin selama ini fix lenyap," tulisnya.
Tak hanya kehilangan nafsu makan, Tantri juga mengaku patah hati karena merasa dikhianati oleh orang yang selama ini dipercaya. Dia tak menyangka hubungan pertemanan yang dibangun selama ini berakhir dengan dugaan penipuan.
"Patah hati banget, kirain beneran mau jadi temen ternyata cuma manfaatin doang," ungkapnya.
Dalam unggahan lain, Tantri menyebut dirinya menjadi salah satu korban dari dugaan penipuan yang melibatkan banyak orang. Bahkan, total kerugian para korban disebut mencapai hampir Rp10 miliar.
Meski mengaku sudah mengumpulkan bukti dan data para korban, Tantri masih berusaha menempuh jalur mediasi sebelum membawa persoalan tersebut ke ranah hukum. Dia berharap terduga pelaku bersedia muncul dan menunjukkan itikad baik untuk menyelesaikan masalah.
Hingga saat ini belum ada klarifikasi maupun tanggapan dari pihak yang dituduh terkait pernyataan Tantri. Oleh karena itu, seluruh tuduhan yang beredar masih bersifat sepihak dan belum terbukti melalui proses hukum yang berlaku.
Editor: Muhammad Sukardi