Sempat Diklaim Malaysia, Lagu Burung Kakaktua Dipopulerkan Anneke Gronloh Penyanyi Top Era 1960-an
Di era 1960-an, perempuan asal Tondano, Sulawesi Utara ini banyak mengeluarkan album lain, seperti Rambut Itam Matanja, Buka Pintu (1962), O Ina Ni Keke, Tjerewerewe (1962), beberapa album berbahasa Belanda serta Inggris, seperti Dr Jazz/Bill Bailey (1962), When The Saints Go Marching In/A Tisket, A Tasket (1962), dan masih banyak lagi.
Selain itu, di era yang sama, Anneke sempat mewakili Belanda di Kontes Lagu Eurovision 1964 dengan lagu ‘Jij bent mijn leven’. Tak hanya itu, Anneke juga populer hingga negeri seberang, seperti Singapura dan Brunei Darussalam.
Di era-era berikutnya, yakni 1970 dan 1980-an, Anneke masih aktif mengeluarkan album berbahasa asing. Di antaranya Samen Willen Bouwen/'T Ochtendgloren (1972), Sha La Lee - Sha La Loo/Hey Hey What Do You Say (1972), Als In De Lente (Il Mio Prossimo Amore)/Mara (1982).
Pada 2018, Anneke Gronloh meninggal dunia di usia 76 tahun. Dia mengembuskan napas terakhir di Prancis pada 14 September 2018. Diketahui, sebelum meninggal dunia, Anneke menderita sakit paru-paru, yang membuatnya pensiun bernyanyi pada 2017
Editor: Dani M Dahwilani