Profil Dennis Junio, Saksofonis Muda yang Meninggal Dunia
Bahkan, di usia enam tahun, Dennis sudah mulai belajar biola. Dan di usia delapan tahun, dia melanjutkan ke les piano klasik.
Pada 2006, Dennis mulai mendalami saksofon. Dalam proses belajar otodidak, Dennis menemukan musik Jazz. Dia kemudian menekuni dunia saksofon dengan belajar ke Benny Likumahuwa, seorang musisi Jazz ternama di Indonesia.
Benny memperkenalkan Dennis kepada putranya, Barry Likumahuwa. Pada Desember 2007, Dennis bergabung dengan band Barry, BLP (Barry Likumahuwa Project). Sejak saat itu, karier Dennis semakin bersinar.
Di sela-sela itu, Dennis juga sempat mengikuti les vokal. Dennis telah tampil di lebih dari 100 festival musik dan berbagai acara jazz, termasuk Festival JAK JAZZ dan JAVA JAZZ yang bergengsi sejak tahun 2005.
Pada tahun 2007, Dennis meluncurkan album jazz pertamanya bersama band pertamanya, CANZO. Album itu berjudul "A Song For You".
Dalam album ini, Dennis memainkan saksofon. Pada Oktober 2009, Dennis bersama rekan-rekannya, Demas Narawangsa, David Manuhutu, dan Enos Martyn, Albert Fakdawer, serta Reno Castello membentuk band baru bernama "Indonesian Youth Regeneration" yang juga dikenal sebagai IYR.
Jadi, itu dia informasi mengenai profil Dennis Junio, saksofonis muda kebanggaan Indonesia yang meninggal dunia di usia 32 tahun akibat mengalami pecah pembuluh darah. Selamat jalan, Dennis Junio.
Editor: Muhammad Sukardi