Profil dan Biodata Nafa Urbach, Artis Sinetron yang Sempat Diamankan Polisi Diduga karena Obat Keras
Nafa juga melahirkan banyak karya di dunia tarik suara, beberapa albumnya yakni Bagai Lilin Kecil (1995), Hati Tergores Cinta (1996) bersama Rudy Chysara, Hatiku bagai Terpenjara (1996), Hati yang Kecewa (1997), Hatiku bagai di Sangkar Emas (1998), Gita Cinta (1999) bersama D'Urbach, Tiada Dusta di Hatiku (1999), Jujur Saja (2001), Berlari (2004), Cinta Abadi (2009) dan Ku tak Sempurna (2010).
Juga beberapa single seperti Selamat Jalan Nike (1995) bersama Sahabat Nike, Deru Debu (1995), Bandung Menangis Lagi (1996) bersama Deddy Dores, Hati yang Rindu
(1998), Cinta Abadi (2009), Wanita Super (2009), Belahan Jiwa (2014) White Christmas (2017), Melepasmu Kelemahanku (2017), Tinggallah Kusendiri (2018), dan Tak Bisa Teruskan (2019).
Pada 2019, Nafa maju menjadi Calon Legislatif (Caleg) DPR RI dari Partai Nasdem untuk Daerah Pemilihan (Dapil) Jawa Tengah VI. Meski gagal, pada Pemilu 2024 ini, Nafa optimistis kembali maju dari dapil dan partai yang sama.
Demikianlah informasi dan penjelasan mengenai profil dan biodata Nafa Urbach. Semoga bermanfaat.
Editor: Komaruddin Bagja