Sebelumnya, dirinya pernah muncul dengan single "Adakah Dia" (1989), lalu mengeluarkan single "Apa Maumu" (1990), single "Berikanlah" (1991), single "Abadilah Cinta" (1991), album Haruskah (1991), album Emosi Diri (1994) dan album Suratku (1995). Serta 2 album religi dan album kompilasi. Salah satu lagu di album "Suratku" (1995), yaitu Antara Kita, di mana Hedi berduet dengan penyanyi Malaysia, Ning Baizura. Kahitna bersama Hedi telah mengeluarkan total 8 album dan 2 album kompilasi.
Hedi Yunus sebagai salah satu pendiri Kahitna, ternyata sempat dipecat. Konon, Hedi Yunus dipecat karena dia terlambat hadir dalam sebuah pertunjukan penting di Bandung.
Alasan Hedi Yunus ketiduran membuat personel Kahitna yang lain tidak puas. Namun, pemecatan Hedi Yunus hanya berlangsung 1 bulan dan Kahitna hanya sempat manggung sekali tanpa Hedi.
Selain menyanyi, Hedi juga pernah menjadi presenter beberapa acara, salah satunya adalah di acara "Pesta" disiarkan oleh salah satu tv swasta. Hedi pun menang penghargaan sebagai Pembawa Acara musik pria terfavorit Panasonic Awards (1997-1998) dan pemenang Campur-Campur Award 2003 kategori Terjahil.
Hedi Yunus juga pernah menjajal karier menjadi produser dalam album solo perdana "Sound from Heart" milik Novita Rizki, salah satu personel grup musik religi, Trio Sakha. Hedi ternyata juga pernah berkolaborasid dengan album religi kedua Trio Sakha, yang juga digawangi Novi.