Poppy Dharsono Ultah ke-75, Dedikasi untuk Fashion Indonesia Tak Kenal Waktu!
Bagi Poppy, masa depan industri fashion Indonesia tidak hanya ditentukan oleh kreativitas para desainer, tetapi juga keberanian mengangkat kekayaan budaya Nusantara sebagai identitas utama. Melalui Indonesia Fashion Week, dia terus mendorong lahirnya karya-karya berbasis heritage yang mampu bersaing di tengah derasnya arus produk fast fashion dunia.
Kontribusinya juga tidak berhenti di dunia fashion. Selama lebih dari dua dekade aktif di Kamar Dagang dan Industri Indonesia (KADIN), Poppy banyak terlibat dalam pemberdayaan usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) serta pembinaan para perajin di berbagai daerah.
Pengalaman tersebut menjadi bekal untuk mengembangkan berbagai program yang mendorong pertumbuhan ekonomi kreatif, termasuk mendukung perkembangan industri kulit di Kabupaten Garut yang kini dikenal sebagai salah satu sentra kerajinan kulit nasional.
Di usia yang menginjak 75 tahun, Poppy mengaku tidak pernah menjadikan umur sebagai batas untuk berhenti berkarya. Baginya, yang terpenting adalah menjaga kesehatan fisik, mental, dan spiritual agar tetap dapat memberikan manfaat bagi banyak orang.
"Saya tidak pernah memikirkan umur. Yang saya pikirkan adalah kesehatan. Kalau kesehatan terganggu sedikit saja, saya langsung fokus memperbaikinya. Yang terpenting adalah menjaga pikiran, jiwa, dan tetap memiliki tujuan hidup yang bermakna," katanya.