Get iNews App with new looks!
Mode Gelap
Advertisement
Aa Text
Share:
Read Next : Nikita Mirzani Senang Laporan Akses Ilegal Reza Gladys Naik Sidik: Kejar Terus!
Advertisement . Scroll to see content

Pihak Reza Gladys Tertawakan Bukti Nikita Mirzani di Kasus Perbuatan Melawan Hukum

Selasa, 24 Februari 2026 - 20:09:00 WIB
Pihak Reza Gladys Tertawakan Bukti Nikita Mirzani di Kasus Perbuatan Melawan Hukum
Reza Gladys dan Nikita Mirzani. (Foto: Instagram)
Advertisement . Scroll to see content

JAKARTA, iNews.id - Pihak Reza Gladys melontarkan respons tajam dalam sidang lanjutan gugatan Perbuatan Melawan Hukum (PMH) yang diajukan Nikita Mirzani di Pengadilan Negeri Jakarta Selatan, Selasa (24/2/2026). Melalui tim kuasa hukumnya, Reza secara terbuka menertawakan bukti-bukti yang diajukan pihak penggugat.

Dalam persidangan tersebut, Nikita Mirzani menyerahkan 24 bukti tambahan kepada Majelis Hakim. Namun, kuasa hukum Reza Gladys menilai mayoritas dokumen itu hanya berupa salinan atau fotokopi, bukan dokumen asli.

Kuasa hukum Reza Gladys, Robert Par Uhum, secara tegas menyindir langkah pihak Nikita yang dinilai hanya mengajukan bukti 'copy ke copy'.

"Jadi, secara hukum, untuk menyampaikan bukti dari copy ke copy, itu bagi kami itu cuma hanya ketawa. Ya, aneh bin ajaib untuk mengajukan bukti hanya copy dari copy. Fotokopi banyak di mana-mana. Jangankan hanya 40, 40 tambah 24, 64. 1000 bukti juga bisa," ujar Robert di hadapan awak media, Selasa (24/2/2026).

Hal senada disampaikan Surya Batubara. Dia memastikan kepada Majelis Hakim bahwa dari 24 bukti tambahan yang diajukan hari itu, hanya satu dokumen yang merupakan bukti asli.

"Jadi, sengaja tadi sebelum tutup sidang, saya pastikan kepada Hakim bahwa 24 bukti yang mereka ajukan (hari ini) hanya satu bukti yang merupakan dokumen asli. Itu bukti nomor 52. Ya, tadi media juga dengar, ya, bukti 52," kata Surya.

Follow WhatsApp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow

Related News

 
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut