Get iNews App with new looks!
Mode Gelap
Advertisement
Aa Text
Share:
Read Next : Menkes Pastikan Super Flu Tak Mematikan seperti Covid-19: Gak Usah Khawatir
Advertisement . Scroll to see content

Perkantoran Jadi Klaster Baru Penularan Covid-19, Ini Kata Menkes Terawan

Rabu, 29 Juli 2020 - 18:32:00 WIB
Perkantoran Jadi Klaster Baru Penularan Covid-19, Ini Kata Menkes Terawan
Menteri Kesehatan Terawan Agus Putranto mengingatkan untuk terus menjaga protokol kesehatan. (Foto: Sindo)
Advertisement . Scroll to see content

JAKARTA, iNews.id - Perkantoran diduga telah menjadi klaster baru penularan Covid-19. Menanggapi hal itu, Menteri Kesehatan Terawan Agus Putranto menekankan agar pembukaan kembali aktivitas perkantoran harus dipersiapkan secara matang dengan memperhatikan keamanan dan kenyamanan para pekerja.

Pasalnya, tempat kerja memiliki kontribusi besar dalam memutus rantai penularan Covid-19. Hal ini didasari dari jumlah pekerja, mobilitas dan interaksi dalam aktivitas pekerja yang cukup tinggi, sehingga perlu dilakukan mitigasi dan menyiapkan tempat kerja yang aman untuk memutus rantai penularan.

“Kuncinya protokol kesehatan, dengan disiplin menerapkan panduan tersebut diharapkan dapat meminimalisir risiko penularan di perkantoran akibat dari berkumpulnya banyak orang dalam satu lokasi,” kata Terawan seperti dikutip dari siaran pers, Rabu (29/7/2020).

Dia memaparkan, prinsip-prinsip pencegahan Covid-19 seperti pakai masker, jaga jarak, dan cuci tangan pakai sabun, juga mutlak harus dilaksanakan oleh pengelola maupun pekerja perkantoran agar tidak terjadi klaster baru penularan.

“Jangan sampai ini menimbulkan kekhawatiran baru di tengah masyarakat,” tuturnya.

Terkait dengan hal itu, Kementerian Kesehatan telah menerbitkan Kepmenkes Nomor 328 Tahun 2020 yang berisi 23 protokol kesehatan. Di antaranya membatasi kontak langsung antar pekerja dengan membatasi jumlah pekerja paling banyak 50 persen, mengoptimalkan work from home (WFH) dengan penyesuaian hari dan shift pengaturan jam kerja.

Kemudian juga memanfaatkan teknologi, menyediakan fasilitas cuci tangan pakai sabun, mewajibkan pekerja menggunakan masker, melakukan skrining suhu tubuh, melakukan disinfeksi di lingkungan kerja secara berkala dan lain sebagainya.

Di lingkungan Kementerian Kesehatan sendiri, Terawan juga menginstruksikan seluruh pegawai Kementerian Kesehatan menjalani tes swab dengan pemeriksaan RT-PCR, sebelum dan sesudah melakukan perjalanan dinas keluar kota.

Pemeriksaan swab ini merupakan bentuk pencegahan dan pengendalian Covid-19 agar tidak semakin luas.

“Saya meminta agar semua yang tugas dinas diperiksa swab, tujuannya agar tidak terjadi penularan. Karena bisa saja kita dari luar kota jadi carrier,” katanya.

Editor: Tuty Ocktaviany

Follow WhatsApp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow

Related News

 
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut