Nicholas Saputra Jadi Juri di Ajang Genera-Z Berbakti 2026, Soroti Isu Desa Wisata!
"Mahasiswa harus mampu menyampaikan ide secara runut, jelas, dan terstruktur, agar gagasannya mudah dipahami. Setelah berhasil memahami akar masalah yang ingin diselesaikan, mereka harus bisa merumuskan solusi secara kritis hingga menjadi program kerja nyata yang dapat diimplementasikan di desa," kata Tri Mumpuni.
Babak final Genera-Z Berbakti 2026 mempertemukan delapan finalis yang memperebutkan kesempatan mengimplementasikan program di empat desa wisata binaan BCA, yakni Desa Wisata Kreatif Terong di Kabupaten Belitung, Desa Wisata Situs Gunung Padang di Kabupaten Cianjur, Desa Wisata Patakbanteng di Kabupaten Wonosobo, serta Desa Wisata Kakaskasen Dua di Kota Tomohon.
Sementara itu, EVP Corporate Communication & Social Responsibility BCA, Hera F. Haryn, menilai semangat kompetitif para peserta menjadi modal penting saat menjalankan program pengabdian di masyarakat.
"Kami melihat antusiasme dan semangat kompetitif para finalis di setiap tahapan program sebagai hal yang positif. Ini menunjukkan mereka benar-benar memahami dan meyakini ide masing-masing," kata Hera.
"Kami berharap semangat ini dapat terus mereka jaga, khususnya saat nanti mengimplementasikan program dan berkolaborasi dengan masyarakat di desa wisata binaan Bakti BCA," tambahnya.
Editor: Muhammad Sukardi