Mengharukan, Kisah Kak Gem Tak Ingin Pindah ke Jakarta karena Jaga Makam Ibu
"Kadang ada momen tutup kerjaan dua hari buat mengenang dia (mama)," ucapnya.
Di momen itu, Kak Gem juga menceritakan perjuangannya mengurus sang ibu seorang diri. Mulai dari masak, menyediakan makan, menyuapi ibunya, memandikan, dan banyak hal lainnya. Bahkan di detik-detik sebelum sang ibu meninggal, Kak Gem baru saja memandikan ibunya.
"Kakak (Saya) mandiin dia (ibu), bedakin dia, tiba-tiba mau pake pampers gak? (saya tanya). Sudah gak ada," tuturnya.
Setelah memiliki penghasilan, dia tak berniat membangun rumah. Pasalnya dia tak kuasa tinggal di rumah sendiri tanpa sang ibu. Kak Gem pun memilih tinggal di rumah kontrakan.
"Bukan gak ada rezeki, ada rezekinya dari Allah, sampai kak Rani bilang 'Kenapa sih ayo bangun rumah’, ‘Gak ah’. Tetep saja kakak sewa rumah, cuma mama kakak selalu bilang, 'Anakku, nanti suatu saat sukses' ... dia selalu bilang gitu, tapi sekarang dia gak ada," katanya.
Ia pun berpesan untuk selalu patuh kepada orang tua. Menurutnya tidak ada orangtua yang salah.
"Gak ada perdebatan orangtua, sabarnya kita pasti akan buahkan hasil kalau kita ridho menjaga orangtua," ujar Kak Gem.
Editor: Muhammad Sukardi