Get iNews App with new looks!
Mode Gelap
Advertisement
Aa Text
Share:
Read Next : Kondisi Terkini Pelawak Kadir Srimulat, Tak Malu Jadi Affiliator TikTok!
Advertisement . Scroll to see content

Mengenang S Bagio Pelawak Legendaris Era 1970-an, Suka Latah Eh Copot-Copot 

Jumat, 17 September 2021 - 10:50:00 WIB
Mengenang S Bagio Pelawak Legendaris Era 1970-an, Suka Latah Eh Copot-Copot 
Pelawak legendaris S Bagio era 1970- an  yang terkenal suka latah eh copot-copot. (Foto: Instagram)
Advertisement . Scroll to see content

Film-film S Bagio di awal karier yakni Berabe (1960), Darah Tinggi (1960), Istana yang Hilang (1960), Lompong Sagu (1960), Mak Tjomblang (1960), Si Djimat (1960), dan Teruna Djenaka (1960). Dalam film-filmnya di era itu, S Bagio bermain bersama beberapa pelawak seperti Iskak dan Ateng. 

Sebagai seorang pelawak, S Bagio juga mengalami bongkar pasang dalam geup lawak. Trio E.B.I tadi berubah menjadi Bagio-Iskak dan Atmonadi. Kemudian, Atmonadi digantikan oleh Ateng. Lalu, terjadi lagi perubahan formasi, di mana Ateng dan Iskak membentuk group sendiri, dan Bagio bergabung dengan S Diran, Sol Soleh dan S Darto.  

Empat pelawak ini lalu dikenal sebagai  Bagio Cs di setiap kemunculannya. Di era 1970-an inilah grup lawak tersebut berada di jajaran paling depan sebagai kelompok pengocok perut yang terkenal di Indonesia. Begitu juga S Bagio yang terkenal dengan gaya lawakan yang mendidik dan halus, serta identik bermain karakter kagetan dan suka latah. 

Kariernya sebagai pemain film juga berumur panjang hingga di awal era 1980-an. Di film terakhirnya, Sang Guru (1981), S Bagio bahkan masuk nominasi sebagai Pemeran Utama Pria Terbaik di ajang Festival Film Indonesia (FFI) tahun 1982. 

Di tahun yang sama, S Bagio juga menerima penghargaan di bidang komedi sebagai Best Indonesia Clown (Gold Gufo) pada 27 Maret 1982. Selain itu, di samping kariernya sebagai pelawak dan aktor, S Bagio juga pernah menulis skenario film serta asisten sutradara. Dia pun tercatat pernah memimpin grup band, meski tidak sempat bertahan lama.  

S Bagio meninggal dunia di Jakarta pada tahun 1993. Dia mengembuskan napas terakhirnya pada 29 Juli 1993 di umur 60 tahun. Kepergian S Bagio tidak hanya meninggalkan puluhan karya film dan gaya lawakannya yang halus dan mendidik, tetapi juga 11 orang anak. 

Editor: Elvira Anna

Follow WhatsApp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow

Related News

 
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut