Mamah Dedeh Tolak Punya Media Sosial dan YouTube, Pilih Habiskan Waktu Berkebun
"Silakan buat kalian, tapi buat Mama tidak. Dari TV-TV yang Mama ceramah itu kan mereka semua banyak YouTube. Ngapain Mama bikin lagi, enggak ada kerjaan?,” ujarnya.
Alih-alih membuat konten di media sosial, Mamah Dedeh memilih menghabiskan waktu luangnya dengan berkebun. Dia mengaku aktivitas tersebut menjadi hobi yang telah dijalani sejak kecil karena tumbuh di lingkungan kampung.
"Mending gue ngored ke kebon,” katanya.
Mamah Dedeh mengungkapkan, hingga kini dia masih rutin berkebun di sela-sela jadwal ceramah yang padat. Bahkan, area kebun di rumahnya disebut jauh lebih luas dibanding bangunan rumahnya sendiri.
"Sangat (suka berkebun), karena saya orang kampung. Sampai detik ini. Ini tadi berkebun dulu. Ngajar pagi-pagi setengah tujuh sampai setengah sembilan, berkebun dulu," ujarnya.
Baginya, kebahagiaan tidak datang dari popularitas di media sosial, melainkan dari melihat tanaman yang dirawatnya tumbuh dengan baik setiap hari.
"Kebun lah (lebih luas dari rumah). Kan bahagiaku di kebun bukan di rumah. Begitu. Ada bahagia lihat pepohonan, tumbuh daunnya, ada kembangnya, ada umbinya, dia beranak, dipisahin lagi,” katanya.
Editor: Dani M Dahwilani