Kronologi Lengkap Daehoon Marah Besar gegara Jule–Safrie Jadikan Anak-Anak Candaan
"Apakah tidak ada rasa bersalah sedikit pun? Menghancurkan rumah tangga dengan 3 anak kecil di dalamnya? Apakah menurut kalian menghancurkan hidup 3 anak itu bisa disebut sebagai bercanda?" lanjutnya.
Bagi Daehoon, persoalan ini bukan sekadar unggahan media sosial. Ia menilai ada batas yang telah dilanggar, yakni ketika anak-anak dijadikan bahan candaan atau konten publik. Ia pun dengan tegas meminta agar dirinya dan anak-anak tidak lagi diseret dalam hubungan Jule dan Safrie.
Namun konflik tak berhenti di situ. Dalam pernyataan yang sama, Daehoon melontarkan ultimatum keras yang langsung menyedot perhatian publik. Ia mengaku siap membuka seluruh fakta yang selama ini disimpan rapat terkait penyebab perceraian mereka.
"Jangan ganggu aku dan anak-anak lagi. Kalau masih diteruskan, aku akan bongkar semuanya," tegasnya.
Ancaman tersebut langsung memicu spekulasi luas. Publik mulai bertanya-tanya, fakta apa yang selama ini ditutup dan berpotensi mengubah pandangan terhadap konflik mereka?
Hingga kini, baik Jule maupun Safrie belum memberikan tanggapan resmi atas pernyataan keras Daehoon. Namun satu hal yang jelas, polemik ini kembali menegaskan betapa tipisnya batas antara kehidupan pribadi dan konsumsi publik, terutama ketika anak-anak ikut terseret dalam pusaran konflik.
Editor: Muhammad Sukardi