Klarifikasi Sutradara Erza Dituduh Pelaku Pelecehan Seksual Berkedok Casting Film
"Buat teman-teman semua, saya selaku penulis serta sutradara di film ini, menjelaskan bahwa film kami ini adalah film gore, action, thriller, pembunuhan, psikopat, penculikan, penyekapan, penyiksaan, adegan sensual," kata Erza dikutip dari akun Instagramnya, Senin (23/2/2026).
"(Soal casting) Sudah kami sounding dari awal, sebelum mereka datang casting secara offline kami fasilitasi tempatnya, kami sewa ballroom, kami kasih makan, kasih minum. Orang tua mau datang, mau nganterin, silahkan," tambahnya.
Dia melanjutkan, "Jadi, orang yang kemarin speak up (Adine) itu adalah orang yang sudah terpilih casting tahap kedua."
Erza menjelaskan, sebelum talent datang, mereka sudah diinfo apa saja adegan yang akan diperankan, sentuhan-sentuhan di area-area mana saja, dan pihaknya meminta izin kepada talent.
"Kamu bersedia atau tidak. Contoh, ada adegan pegang area tubuh, 'Kamu siapkah di adegan dipegang di bagian rambut, di bagian paha, di bagian tangan, di bagian-bagian sensitif. Bersedia nggak untuk memerankan film ini. Kami sudah sounding di awal, karena film kami bergenre thriller, action, gore, psikopat. Jadi memang tujuan kami mencari talent-talent yang memang bersedia, dan mereka bersedia," ungkap Erza.