Get iNews App with new looks!
Mode Gelap
Advertisement
Aa Text
Share:
Read Next : Sering Sakit Kepala karena Stres? Dokter Sarankan Pijat di 3 Area Tubuh Ini
Advertisement . Scroll to see content

Kenapa Banyak Orang Pijat Pelipis dan Pundak saat Pusing, Ini yang Terjadi pada Tubuh

Sabtu, 13 Juni 2026 - 19:00:00 WIB
Kenapa Banyak Orang Pijat Pelipis dan Pundak saat Pusing, Ini yang Terjadi pada Tubuh
Saat pusing muncul, sebagian orang spontan memijat area pelipis, pangkal kepala, hingga pundak untuk meredakan ketidaknyamanan yang dirasakan. (Foto: Ilustrasi AI)
Advertisement . Scroll to see content

JAKARTA, iNews.id – Sakit kepala menjadi keluhan yang umum dialami banyak orang. Saat rasa pusing muncul, sebagian orang spontan memijat area pelipis, pangkal kepala, hingga pundak untuk meredakan ketidaknyamanan yang dirasakan.

Ternyata, kebiasaan tersebut memiliki penjelasan medis. Dokter umum sekaligus influencer kesehatan, dr Cecep Hermawan, menjelaskan bahwa beberapa titik pijatan tertentu memang dapat membantu mengurangi ketegangan yang memicu sakit kepala.

“Ini alasan kenapa pas sakit kepala, bawaannya pengen nekan belakang kepala terus pijat area pelipis atau minta pijat pundak. Ternyata ada penjelasan medisnya nih,” kata dr Cecep dalam unggahan Instagramnya, dikutip Sabtu (13/6/2026).

Menurut dia, menekan bagian cekungan pada pangkal tengkorak bagian atas selama sekitar satu menit dapat memberikan sinyal hambatan pada saraf leher. Efek tersebut membuat otot menjadi lebih rileks sehingga rasa nyeri berangsur berkurang.

“Pertama, tekan cekungan pangkal tengkorak ke atas, tahan semenit. Ini ngasih sinyal hambat ke saraf leher. Otot rileks, nyeri ikutan turun,” ujarnya.

Selain itu, memijat area pelipis menggunakan dua jari juga dapat membantu meredakan sakit kepala. Caranya dengan menggerakkan dua jari secara perlahan pada tonjolan otot di sekitar pelipis selama satu menit.

“Lanjut pelipis, rapetin gigi sampai kerasa otot yang nonjol. Nah, putar dua jari pelan di tonjolan itu semenit. Fungsinya mutusin sinyal nyeri dari rahang ke otak,” ucap dr Cecep.

Dia menambahkan, pijatan pada bagian belakang pundak juga dapat membantu mengurangi ketegangan otot. Teknik yang dikenal sebagai ischemic compression itu dilakukan dengan mencubit dan menahan gumpalan otot pundak selama satu menit secara bergantian antara sisi kanan dan kiri.

“Terakhir, capit dan tahan kuat gumpalan otot pundak semenit, gantian kanan kiri. Ini namanya ischemic compression. Aliran darah ditahan sementara pas dilepas darah segar ngalir bawah oksigen buat ngelemesin otot. Lakuin urutan ini buat bantu redain tegang harian,” katanya.

Meski demikian, dr Cecep mengingatkan bahwa teknik pijat hanya membantu meredakan keluhan sementara. Jika sakit kepala terjadi terus-menerus atau tidak kunjung membaik, masyarakat disarankan segera memeriksakan diri ke dokter untuk mengetahui penyebab yang mendasarinya.

“Tapi kalau sakitnya netep tetap harus periksa langsung,” ujar dr Cecep.

Editor: Dani M Dahwilani

Follow WhatsApp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow

Related News

 
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut