Kabar Duka, Penulis Buku I Want To Die But I Want To Eat Tteokpokki Meninggal Dunia
Dia melanjutkan, "Baek Sehee adalah sosok yang membawa penghiburan dan harapan bagi orang lain melalui tulisannya yang menyentuh hati, berbagi kasihnya di akhir hayatnya, menjadi mukjizat penyelamat dan awal baru bagi orang lain."
"Saya percaya tindakan Baek Sehee yang memberi kehidupan bagi orang lain akan menjadi kekuatan yang mencerahkan dan memperkuat masyarakat," tambah Lee.
Baek Sehee merupakan penulis buku best seller berjudul 'I Want to Die, But I Want to Eat Tteokbokki'. Lewat buku itu, Baek menumpahkan kisah jujurnya tentang pengalaman depresi dan sesi konseling dengan dokternya.
Sejak itu, ia aktif berpartisipasi dalam kegiatan sastra, termasuk karya-karya seperti "I Don't Think There's Anyone Who Loved You More Than Me" dan "I Want to Write, I Don't Want to Write," serta dalam konser dan ceramah.
Lahir sebagai anak kedua dari tiga bersaudara di Goyang, Provinsi Gyeonggi, Baek gemar membaca dan menulis sejak usia muda. Ia lulus dari universitas dengan gelar di bidang penulisan kreatif dan bekerja di sebuah perusahaan penerbitan selama lima tahun.
Selama masa itu, ia menjalani perawatan di pusat konseling dan klinik psikiatri untuk mengatasi trauma dan rasa sakit pribadi. Ia didiagnosis menderita distimia, dan ia menerbitkan sebuah buku yang merinci perjalanannya, yang memulai kariernya sebagai seorang penulis.
Sosok Baek memiliki kepribadian yang penyayang, siap selalu untuk mereka yang membutuhkan, sekaligus suka menawarkan dukungan. Berdasarkan pengalaman pribadinya, ia menghibur mereka yang mengalami kesulitan yang sama, berbagi kebaikannya, dan menumbuhkan pengaruh positif.
Editor: Muhammad Sukardi