Jessica Iskandar Terpapar Hepatitis A
JAKARTA, iNews.id - Artis Jessica Iskandar terpapar penyakit Hepatitis A. Dia menduga kondisi tersebut dipicu oleh sistem imun yang menurun akibat kurangnya waktu istirahat.
Sejak melahirkan anak kedua, Jessica Iskandar mengaku sulit mendapatkan tidur yang berkualitas. Aktivitas menyusui secara eksklusif membuat waktu istirahatnya kerap terpotong.
"Iya nggak boleh capek-capek. Soalnya kan sebenarnya mungkin karena imun sistem aku lagi lemah juga kan. Kan 16 bulan belakangan ini tidur aku nggak pernah full karena kan harus menyusui, harus kasih ASI jadi emang tidur kurang," kata Jessica Iskandar di kawasan Thamrin, Jakarta Pusat belum lama ini.
Kondisi tubuh yang tidak fit membuatnya lebih rentan terserang virus. Dia juga menduga faktor makanan yang kurang higienis turut menjadi penyebab dirinya terpapar Hepatitis A.
Banyak Anak Muda Sakit Gagal Ginjal, Minuman Manis Biang Keroknya!
"Iya mungkin kayaknya karena makanan kurang bersih gitu. Itu bisa. Sebenarnya aku juga nggak tahu karena katanya sih kalau aku baca-baca terpaparnya bisa 2 minggu kemudian setelah konsumsi gitu kan," ujarnya.
Setelah menjalani observasi di rumah sakit, tim dokter menyarankan Jessica Iskandar untuk mengurangi aktivitas berat. Dia diminta fokus memulihkan kondisi dengan memperbanyak istirahat.
Menkes Beberkan Penyebab Kasus Gagal Ginjal Meroket di Indonesia
"Dokter sih bilang ini sebenarnya nggak ada obat khusus cuma butuh istirahat saja. Tapi kalau dari tubuhnya yang aku rasa ya itu demam, meriang, lemas, nggak boleh capek-capek sudah berasa," ucapnya.
Ke depan, istri dari Vincent Verhaag ini bertekad lebih disiplin menjaga kebersihan makanan di rumah. Dia ingin memastikan setiap proses pengolahan makanan dilakukan secara higienis demi menjaga kesehatan keluarga.
Indonesia Darurat Gagal Ginjal! Rp13 Triliun Uang Negara Terkuras hanya di 2025
"Di rumah pastiin setiap yang bikin makanan, potong buah, bikin jus itu harus cuci tangan atau kalau lebih baik lagi pakai sarung tangan plastik supaya lebih higienis," katanya.
Editor: Dani M Dahwilani