Get iNews App with new looks!
Mode Gelap
Advertisement
Aa Text
Share:
Read Next : Jangan Sepelekan Sakit Pinggang, Bisa Jadi Gejala Saraf Kejepit hingga Ginjal
Advertisement . Scroll to see content

Jangan Anggap Sepele! Kelainan Ginjal Anak Bisa Dideteksi sejak dalam Kandungan

Kamis, 04 Juni 2026 - 18:59:00 WIB
Jangan Anggap Sepele! Kelainan Ginjal Anak Bisa Dideteksi sejak dalam Kandungan
Ilustrasi gangguan ginjal pada anak. (Foto: Istimewa)
Advertisement . Scroll to see content

Temuan ini kerap membuat calon orang tua panik karena khawatir bayi harus menjalani operasi setelah lahir. Namun, dr Ronald menegaskan bahwa tidak semua kasus hidronefrosis membutuhkan tindakan bedah.

"Banyak orang tua langsung panik ketika mendengar adanya pelebaran ginjal pada janin. Padahal tidak semua kasus harus dioperasi. Yang penting adalah pemantauan yang tepat, evaluasi fungsi ginjal secara berkala, dan menentukan waktu intervensi yang sesuai jika memang diperlukan," jelasnya.

Setelah bayi lahir, dokter akan melakukan serangkaian evaluasi lanjutan untuk memastikan kondisi ginjal dan saluran kemih. Pemeriksaan tersebut dapat berupa USG traktus urinarius, renogram atau skintigrafi ginjal, hingga pemeriksaan radiologi lain sesuai kebutuhan.

Melalui pemeriksaan tersebut, dokter dapat menilai fungsi ginjal, risiko kerusakan organ, serta menentukan langkah penanganan yang paling tepat.

Menurut dr Ronald, penanganan kelainan urologi anak tidak bisa dilakukan secara parsial. Dibutuhkan kolaborasi berbagai disiplin ilmu, mulai dari dokter fetomaternal, obstetri dan ginekologi, neonatologi, radiologi, urologi anak, bedah anak, hingga rehabilitasi medik.

Follow WhatsApp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow

Related News

 
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut