Inspiratif! Maudy Ayunda Bangun Ruang Belajar Sementara di Aceh Timur
Beberapa anak terlihat paling antusias. Mereka duduk di barisan depan sambil memeluk makanan ringan yang dibagikan. Ada yang aktif mengangkat tangan untuk bertanya, ada pula yang hanya diam terpaku mendengarkan cerita dengan serius.
Di sela kegiatan, Maudy beberapa kali membungkukkan badan agar bisa mendengar cerita anak-anak lebih dekat. Dia juga menyempatkan diri berdiskusi dengan guru dan warga sekitar mengenai kondisi pendidikan pascabencana.
"Bencana merusak kelas, tetapi tidak mematahkan semangat anak-anak untuk tetap datang ke sekolah dan belajar," ujar Maudy dalam keterangan resminya, Rabu (20/5/2026).
Menurut dia, persoalan terbesar setelah bencana bukan hanya kerusakan bangunan sekolah, tetapi hilangnya akses pendidikan bagi anak-anak. Banyak keluarga masih kesulitan transportasi, merasa khawatir soal keamanan, hingga belum mampu kembali menjalani aktivitas belajar secara normal.
"Ketika akses pendidikan sudah terbatas sejak awal, bencana seperti ini bisa membuat kesempatan belajar anak-anak semakin timpang. Kami percaya setiap anak tetap berhak mendapatkan pendidikan yang layak, bahkan dalam situasi paling sulit sekalipun," tuturnya.