Hidup Tanpa HP, Fariz RM: Amat Sangat Tentram
Bagi Fariz, menjauh dari ponsel bukan sekadar keputusan praktis, tetapi juga bagian dari upaya memperbaiki diri. Dia ingin menghindari berbagai distraksi yang sebelumnya kerap datang melalui perangkat tersebut.
"Ya ribet! Artinya aduh, saya mesti ngalamin hal yang nggak-nggak karena handphone, aduh ampun deh. Nggak deh, ampun," ujarnya.
Keputusan Fariz ini juga mendapat dukungan dari orang-orang terdekatnya. Kuasa hukumnya, Deolipa Yumara, menilai langkah tersebut sebagai salah satu bentuk kesungguhan kliennya untuk menjalani kehidupan yang lebih baik ke depan.
Menurut Deolipa, Fariz kini ingin menjalani hidup dengan lebih tenang tanpa terlalu terpengaruh oleh berbagai hal yang berkembang di dunia digital.
Editor: Muhammad Sukardi