Geger! Ammar Zoni Ngaku Diperas Rp3 Miliar oleh Oknum Penyidik
"Jadi, si Jaya menawarkan, 'Mau tambahan enggak untuk tahun baru? Ada uang Rp10 juta, cuma melihatin saja, melihatin narkoba'. Saya ketawa, Yang Mulia. Harga saya enggak segitu, kan gitu kan? Buat apa saya harus liatin narkoba juga segala macam? Malah karena narkoba itu kan saya sudah berkali-kali kena masuk. Jadi saya tolak," ungkap Ammar Zoni di persidangan.
Oleh karena itu, Ammar merasa dirinya dan Jaya sudah tak memiliki urusan apa pun setelah penawaran tersebut ditolak.
"Nah, setelah itu di tanggal 3, itu waktu hari Jumat. Dan di hari Jumat itu setelah pulang sholat Jumat, saya melihat dia (Terdakwa 5) nih, saya baru masuk pulang, nah dia baru mau keluar ngambil sesuatu gitu kan dari Jaya," tutur Ammar Zoni.
"Ya sudah, saya enggak ada urusan apa-apa lagi kan, saya juga jarang berkomunikasi gitu sama orang di bawah saya gitu karena saya kan di lantai atas. Jadi, satu ruangan saya itu beda sekat gitu," tambahnya.
Di malam harinya, Ammar mengaku petugas melakukan penggeledahan ke beberapa kamar tahanan, termasuk selnya. Salah satu petugas justru menanyakan ponsel milik Ammar yang selama ini digunakan.