فَمَنِ ابْتَغٰى وَرَاۤءَ ذٰلِكَ فَاُولٰۤىِٕكَ هُمُ الْعٰدُوْنَ ۚ - ٧
fa manibtagā warā`a żālika fa ulā`ika humul-'ādụn
Artinya: Tetapi barang siapa mencari di balik itu (zina, dan sebagainya), maka mereka itulah orang-orang yang melampaui batas.
وَالَّذِيْنَ هُمْ لِاَمٰنٰتِهِمْ وَعَهْدِهِمْ رَاعُوْنَ ۙ - ٨
wallażīna hum li`amānātihim wa 'ahdihim rā'ụn
Artinya: Dan (sungguh beruntung) orang yang memelihara amanat-amanat dan janjinya,
وَالَّذِيْنَ هُمْ عَلٰى صَلَوٰتِهِمْ يُحَافِظُوْنَ ۘ - ٩
wallażīna hum 'alā ṣalawātihim yuḥāfiẓụn
Artinya: serta orang yang memelihara salatnya.
اُولٰۤىِٕكَ هُمُ الْوَارِثُوْنَ ۙ - ١٠
ulā`ika humul-wāriṡụn
Artinya: Mereka itulah orang yang akan mewarisi,
الَّذِيْنَ يَرِثُوْنَ الْفِرْدَوْسَۗ هُمْ فِيْهَا خٰلِدُوْنَ - ١١
allażīna yariṡụnal-firdaụs, hum fīhā khālidụn
Artinya: (yakni) yang akan mewarisi (surga) Firdaus. Mereka kekal di dalamnya.
Berdasar ayat 1–11 surat al-Mukminun, ciri-ciri orang mukmin yang akan mendapat tempat mulia di hadapan Allah adalah mereka yang mengamalkan amalan-amalan berikut:
1. Khusyuk dalam shalat.
2. Menjauhkan diri dari perbuatan yang tidak berguna.
3. Menunaikan zakat.
4. Menjaga kemaluan dan tidak berzina.
5. Memelihara amanat-amanat, alis jujur dan dapat dipercaya.
6. Memelihara shalatnya dalam keadaan apapun.
Lebih lanjut, adapun beberapa amalan lain yang bisa menjadikan seorang ahli surga adalah tanpa hisab adalah mereka yang tidak pernah mengabaikan sholat ketika adzan berkumandang. Sholat tepat waktu juga satu dari tiga amalan yang amat dicintai Allah.
Dari Abu 'Abdirrahman 'Abdullah bin Mas'ud RA, dia bercerita:
"Aku pernah bertanya kepada Nabi Muhammad SAW, 'Amal apa yang paling dicintai Allah Ta'ala? 'Beliau Rasulullah SAW: "Sholat pada waktunya.'Lalu apa lagi', tanyaku.