4.Berkumur-Kumur dan Istinsyaq:
- Mengambil air dengan tangan kanan.
- Memasukkan air ke dalam mulut dan hidung untuk berkumur-kumur dan istinsyaq.
- Beristintsar (mengeluarkan air dari hidung) dengan tangan kiri sebanyak 3 kali.
5. Membasuh Wajah dan Menyela-Nyelai Jenggot :
Apakah Menangis Dapat Membatalkan Wudhu? Begini Penjelasannya
- Membasuh seluruh wajah sebanyak 3 kali.
- Menyela-nyelai jenggot sebanyak 3 kali (bagi pria).
6.Membasuh Tangan Kanan dan Kiri Hingga Siku:
- Membasuh tangan kanan hingga siku sebanyak 3 kali.
- Dilanjutkan dengan menyela-nyelai jemari.
- Kemudian, melakukan hal yang sama pada tangan kiri.
7.Menyapu Kepala dan Telinga:
Tata Cara Wudhu dan Doanya, Urut sesuai Ajaran Rasulullah
- Menyapu seluruh kepala dengan cara mengusap dari depan, ditarik ke belakang, dan ditarik lagi ke depan, dilakukan sebanyak 1 kali.
- Menyapu bagian luar dan dalam telinga sebanyak 1 kali.
8. Membasuh Kaki Kanan dan Kiri Hingga Mata Kaki:
- Membasuh kaki kanan hingga mata kaki sebanyak 3 kali.
- Dilanjutkan dengan menyela-nyelai jemari.
- Kemudian, melakukan hal yang sama pada kaki kiri.
Niat Wudhu
Berniat dalam hati untuk berwudhu, tanpa perlu diucapkan. Niat adalah syarat sah wudhu dan segala ibadah lainnya. Niat berwudhu adalah untuk menghilangkan hadats kecil dan menyucikan diri untuk shalat.
Namun, ada juga sebagian umat muslim yang melafalkan niat wudhu. Berikut ini bacaan niat wudhu:
نَوَيْتُ الْوُضُوْءَ لِرَفْعِ الْحَدَثِ اْلاَصْغَرِ فَرْضًا ِللهِ تَعَالَى
Nawaitul whuduua liraf'il hadatsil asghari fardal lillaahi ta'aalaa.
Artinya: Saya niat berwudhu untuk menghilangkan hadas kecil fardu karena Allah Taala.
Doa Setelah Wudhu
Dari ‘Umar bin Al-Khaththab radhiyallahu ‘anhu; ia berkata bahwa Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda,
مَنْ تَوَضَّأَ فَأَحْسَنَ الْوُضُوءَ ثُمَّ قَالَ أَشْهَدُ أَنْ لاَ إِلَهَ إِلاَّ اللَّهُ وَحْدَهُ لاَ شَرِيكَ لَهُ وَأَشْهَدُ أَنَّ مُحَمَّدًا عَبْدُهُ وَرَسُولُهُ اللَّهُمَّ اجْعَلْنِى مِنَ التَّوَّابِينَ وَاجْعَلْنِى مِنَ الْمُتَطَهِّرِينَ فُتِحَتْ لَهُ ثَمَانِيَةُ أَبْوَابِ الْجَنَّةِ يَدْخُلُ مِنْ أَيِّهَا شَاءَ »
“Siapa yang berwudhu dengan memperbagus wudhunya lalu ia mengucapkan ‘ASY-HADU ALLA ILAAHA ILLALLAH WAHDAHU LAA SYARIKALAH WA ASYHADU ANNA MUHAMMADAN ‘ABDUHU WA ROSULUH, ALLOHUMMAJ’ALNII MINATTAWWAABIINA WAJ’ALNII MINAL MUTATHOHHIRIIN’ (artinya: Aku bersaksi bahwasanya tiada sesembahan yang benar kecuali Allah semata, tidak ada sekutu bagi-Nya, dan aku bersaksi bahwasanya Muhammad adalah hamba dan utusan-Nya. Ya Allah, jadikanlah aku hamba yang bertaubat dan jadikanlah aku sebagai orang yang bersuci), dengan ia membacanya melainkan akan dibukakan baginya delapan pintu surga, ia akan masuk lewat pintu mana saja yang ia mau.” (HR. Tirmidzi, no. 55. Syaikh Al-Albani mengatakan bahwa hadits ini shahih)