Tata Cara Sholat Malam di Bulan Ramadhan
JAKARTA, iNews.id - Tata cara sholat malamdi Bulan Ramadhan perlu diketahui Muslim yang ingin meraih pahala sebanyak-banyaknya di bulan suci penuh berkah, ampunan dan rahmat ini.
Qiyamul Lail atau sholat malam di Bulan Ramadhan banyak ragamnya mulai sholat tarawih, witir dan tahajud. Menghidupkan malam di Bulan Ramadhan dengan mengerjakan sholat malam sangat dianjurkan Nabi SAW sebagaimana dalam sabdanya seperti yang ditulis oleh Imam Bukhari dan Muslim dalam kitabnya menyatakan:
من قام رمضان إيماناً واحتساباً غُفر له ما تقدم من ذنبه
Latin: Man Qaama Ramadhaana iimaanan wahtisaaban ghufira lahuu maa taqaddama min dzanbihi
Artinya: Siapa yang sholat malam di bulan ramadhan dengan penuh iman dan mengharap ridho Allah maka akan diampuni dosanya yang telah lalu” (HR. Bukhori dan Muslim)
Dalam salah satu sabdanya, Rasulullah SAW menegaskan bahwa nilai ibadah sunnah akan dinilai setara dengan pahala ibadah wajib. Nilai ibadah wajib juga akan dilipat gandakan hingga 70 kali lipat. Demikian Imam Ibnu Khuzaimah dalam kitabnya menuliskan hadits tersebut.
Ustaz M Saiyid Mahadhir dalam bukunya Bekal Ramadhan dan Idul Fithri (3) menjelaskan, hadits di atas maknanya sangat memotivasi untuk terus melakukan amalan-amalan kebaikan khususnya di bulan suci Ramadhan ini.
"Salah satu yang menjadi target amalan sunnah dibulan ini adalah kita semua bisa bersama melaksanakan ibadah malam, khususnya sholat malam; tarawih, tahajjud, witir, dan lainnya," katanya.
Para ulama berbeda pendapat dalam menentukan jumlah rakaat shalat tarawih. Ulama salaf 4 madzhab hampir sepakat bahwa sholat tarawih itu 20 rakaat dan Witi 3 rakaat.
Waktu pelaksanaan shalat Tarawih dimulai setelah sholat Isya, berakhir sampai terbit fajar. Bagi yang belum melaksanakan shalat Isya, tidak diperkenankan melakukan shalat Tarawih. Bahkan shalat Tarawihnya menjadi tidak sah.
Tata Cara Sholat Tarawih
Tata cara sholat tarawih dan witir berjamaah sama seperti sholat sunnah pada umumnya yakni dikerjakan dua rakaat disertai salam. Sebelum memulai sholat tarawih perlu mengetahui bacaan niat.
1. Niat Sholat Tarawih Imam
اُصَلِّى سُنَّةَ التَّرَاوِيْحِ رَكْعَتَيْنِ مُسْتَقْبِلَ الْقِبْلَةِ إِمَامًا ِللهِ تَعَالَى
Latin: Ushallii sunnata tarawihi rak'ataini mustaqbilal qiblati imaaman lillaahi ta'aalaa
Artinya: “Aku niat Shalat sunnah tarawih dua rakaat menghadap kiblat menjadi imam karena Allah Ta’ala”
2. Niat Salat Tarawih bagi Makmum
اُصَلِّى سُنَّةَ التَّرَاوِيْحِ رَكْعَتَيْنِ مُسْتَقْبِلَ الْقِبْلَةِ مَأْمُوْمًا ِللهِ تَعَالَى
Latin: Ushallii sunnata tarawiihi rak'ataini mustaqbilal qiblati makmuuman lillaahi ta'aala
Artinya: “Aku niat shalat sunnah tarawih dua rakaat menghadap kiblat sebagai makmum karena Allah Ta’ala”
3. Niat sholat tarawih Sendirian
اُصَلِّى سُنَّةَ التَّرَاوِيْحِ رَكْعَتَيْنِ مُسْتَقْبِلَ الْقِبْلَةِ أَدَاءً لِلهِ تَعَالَى
Latin: Ushalli sunnatat Tarawihi rak‘ataini mustaqbilal qiblati ada’an lillahi ta‘ala.
Artinya: “Aku menyengaja sembahyang sunnah Tarawih dua rakaat dengan menghadap kiblat, tunai karena Allah SWT.”
Berikut Tata Cara Sholat Tarawih
1. Membaca Niat
2. Takbiratul ihram.
3. Baca Surat Al-Fatihah
4. Membaca surat pendek Al-Quran dengan jahar (lantang).
5. Rukuk.
6. Iktidal.
7. Sujud pertama
8. Duduk di antara dua sujud
9. Sujud kedua.
10. Duduk istirahat atau duduk sejenak sebelum bangkit untuk mengerjakan rakaat kedua.
11. Bangkit dari duduk, lalu mengerjakan rakaat kedua dengan gerakan yang sama dengan rakaat pertama.
12. Salam pada rakaat kedua.
Sholat Witir adalah sholat yang dikerjakan di antara shalat Isya’ dan terbitnya fajar dan menjadi penutup dari rangkaian shalat malam.
Sholat Witir sekurang-kurangnya dikerjakan satu rakaat menurut Mazhab Imam Syafii dan tiga rakaat menurut Mazhab Imam Maliki dan Hambali.
Niat Sholat Witir 2 Rakaat untuk Imam:
أُصَلِّى سُنَّةَ الوِتْرِ رَكْعَتَيْنِ مُسْتَقْبِلَ الْقِبْلَة إماما للهِ تَعَالَى
Latin: Ushallii sunnatal witri rak'ataini mustaqbilal qiblati imaaman lillahi ta'aala
Artinya: “Aku niat shalat Witir dua rakaat menghadap kiblat jadi imam karena Allah Ta’ala”
Niat Sholat Witir Makmum
أُصَلِّى سُنَّةَ الوِتْرِ رَكْعَتَيْنِ مُسْتَقْبِلَ الْقِبْلَة مأموما للهِ تَعَالَى
Latin: Ushallii sunnatal witri rak'ataini mustaqbilal qiblati makmuuman lillahi ta'aala
Artinya: “Aku niat shalat Witir dua rakaat menghadap kiblat jadi makmum karena Allah Ta’ala”
Niat Sholat Witir 1 Rakaat Imam
أُصَلِّى سُنَّةَ الوِتْرِ رَكْعَةً مُسْتَقْبِلَ الْقِبْلَةِ إماما للهِ تَعَالَى
Latin: Ushallii sunnatal witri rak'atan mustaqbilal qiblati imaaman lillahi ta'aala
Artinya: “Aku niat shalat Witir satu rakaat menghadap kiblat jadi imam karena Allah Ta’ala”.
Niat Sholat Witir 1 Rakaat Makmum
أُصَلِّى سُنَّةَ الوِتْرِ رَكْعَةً مُسْتَقْبِلَ الْقِبْلَةِ مأموما للهِ تَعَالَى
Latin: Ushallii sunnatal witri rak'atan mustaqbilal qiblati imaaman lillahi ta'aala
Artinya: “Aku niat shalat Witir satu rakaat menghadap kiblat jadi makmum karena Allah Ta’ala”.
Direktur Rumah Fiqih Indonesia, Ustaz Ahmad Sarwat menjelaskan, disebut dengan shalat witir karena dikerjakan dengan jumlah rakaat yang ganjil, baik satu rakaat, atau tiga rakaat atau lima rakaat hingga sebelas rakaat.
Meskipun namanya witir alias ganjil, para ulama memang memiliki beberapa pendapat yang berbeda tentang tata cara pengerjaannya. Khusus untuk shalat witir tiga rakaat setelah tahajud, setidaknya ada tiga cara yang berbeda.
Sholat Witir 2 Rakaat
1. Membaca Niat
2. Takbiratul Ihram
3. Membaca Doa Iftitah
4. Membaca Surat Al Fatihah
5. Membaca Surat Al A'la pada rakaat pertama
6. Ruku dengan membaca tasbih 3 kali
7. I'tidal
8. Sujud dengan membaca tasbih 3 kali
9. Duduk di Antara Dua Sujud
10. Sujud kedua
11. Berdiri untuk mengulang rakaat kedua
12. Pada rakaat kedua setelah membaca Surat Al Fatihah dianjurkan membaca Surat Al Kafiun
14. Salam