Tata Cara Sholat Hajat, Lengkap dengan Bacaan Niat dan Doanya
JAKARTA, iNews.id - Tata cara sholat Hajat patut diketahui oleh seluruh umat Islam.
Pasalnya, sholat ini merupakan bentuk peribadatan seorang muslim kepada Allah SWT agar hajat atau keinginan yang diminta terkabul.
Allah berfirman, "Dan mintalah pertolongan kepada Tuhanmu dengan melaksanakan shalat dan dengan sikap sabar.” (QS Al-Baqarah: 45).
Adapun tata cara dan bacaan niat serta doa sholat Hajat adalah sebagai berikut.
Cara Sholat Tahajud, Lengkap dengan Jumlah Rakaat dan Waktu Pelaksanaan
Sholat Hajat bisa dilakukan kapan pun, baik pagi, siang, sore maupun malam. Namun yang lebih utama dikerjakan pada sepertiga malam.
Sholat Hajat paling sedikit dikerjakan dengan 2 rakaat. Sedangkan maksimal jumlah rakaatnya mencapai 12 dengan dua rakaat setiap salam.
Bacaan Sholat Lengkap dari Niat hingga Salam, Lengkap dengan Artinya
Tata cara sholat Hajat hampir sama dengan sholat sunnah dua rakaat lainnya. Sholat ini dimulai dengan niat dan takbiratul ihram serta diakhiri dengan salam.
Satu-satunya pembeda adalah niatnya. Adapun bacaan niat sholat Hajat adalah sebagai berikut.
Niat Sholat Hajat 2 Rakaat, Lengkap Tata Cara serta Doa Setelahnya yang Mustajab
أُصَلِّيْ سُنَّةَ الحَاجَةِ رَكْعَتَيْنِ أَدَاءً لِلهِ تَعَالَ
Ushallī sunnatal hājati rak‘ataini adā’an lillāhi ta‘ālā.
Bacaan Doa setelah Sholat Hajat yang Mustajab Lengkap dengan Latin dan Artinya
Artinya: Saya berniat sholat Hajat dua rakaat karena Allah Ta'ala.
Adapun doa seusai sholat hajat yang diajarkan oleh Rasulullah SAW adalah sebagai berikut.
لَا إِلَهَ إِلَّا اللهُ الحَلِيْمُ الكَرِيْمُ ، سُبْحَانَ اللهِ رَبِّ العَرْشِ العَظِيْم ، الحَمْدُ لِلَّهِ رَبِّ العَالَمِيْنَ ، أَسْأَلُكَ مُوْجِبَاتِ رَحْمَتِكَ ، وَعَزَائِمَ مَغْفِرَتِكَ ، وَالغَنِيْمَةَ مِنْ كُلِّ بِرٍّ ، وَالسَّلَامَةَ مِنْ كُلِّ إِثْمٍ ، لَا تَدَعْ لِي ذَنْبًا إِلَّا غَفَرْتَهُ ، وَلَا هَمًّا إِلَّا فَرَّجْتَهُ ، وَلَا حَاجَةً هِيَ لَكَ رِضًا إِلَّا قَضَيْتَهَا يَا أَرْحَمَ الرَّاحِمِيْنَ
Lâ ilâha illallâhul halîmul karîm. Subhânallâhi rabbil ‘arsyil karîmil ‘azhîm. Alhamdulillâhi rabbil ‘âlamîn. As’aluka mûjibâti rahmatik, wa ‘azâ’ima maghfiratik, wal ghanîmata min kulli birrin, was salâmata min kulli itsmin. La tada‘ lî dzanban illâ ghafartah, wa lâ hamman illâ farrajtah, wa lâ hâjatan hiya laka ridhan illâ qadhaitahâ ya arhamar râhimîn.