Berikut tata cara sholat hajat di bulan Ramadhan beserta doa dan niatnya.
Tata cara sholat hajat
1. Membaca niat sholat hajat
Tata Cara Sholat Istikharah di Bulan Ramadhan, Lengkap Bacaan Niat dan Doanya
أُصَلِّيْ سُنَّةَ الحَاجَةِ رَكْعَتَيْنِ أَدَاءً لِلهِ تَعَالَى
"Ushollii sunnatal haajati rok’aataini lillahi ta'ala."
Doa Setelah Sholat Witir Arab, Latin, dan Terjemahannya
Artinya: "Aku berniat shalat hajat sunnah hajat dua raka’at karena Allah Ta’ala"
2. Melakukan takbirotul ihram.
3. Membaca surat Al Fatihah.
4. Membaca surat pendek atau ayat Alquran, disarankan untuk membaca ayat Kursi dan surat Al-Ikhlas.
5. Rukuk dengan tuma'ninah.
6. Iktidal dengan tuma'ninah.
7. Sujud dengan tuma'ninah.
8. Duduk di antara dua sujud dengan tuma'ninah.
9. Sujud kedua dengan tuma'ninah.
10. Berdiri untuk melakukan rakaat kedua.
11. Membaca surat Al-Fatihah.
12. Membaca surat atau ayat Alquran.
13. Rukuk dengan tuma'ninah.
14. Iktidal dengan tuma'ninah.
15. Sujud dengan tuma'ninah.
16. Duduk di antara dua sujud dengan tuma'ninah.
17. Sujud kedua dengan tuma'ninah.
18. Duduk tahiyat akhir dengan tuma'ninah.
19. Mengucap salam dengan menolehkan kepala ke kanan dan ke kiri.
Inilah Keutamaan Sholat Tarawih, Lengkap dengan Tata Caranya
Selepas shalat hajat hendaknya seseorang memuji Allah dan membaca shalawat untuk Rasulullah SAW. Meskipun Allah SWT sudah tahu hajat yang bersangkutan, baiknya ia membaca doa seperti yang diajarkan Rasulullah SAW sebagai berikut.
لَا إِلَهَ إِلَّا اللهُ الحَلِيْمُ الكَرِيْمُ ، سُبْحَانَ اللهِ رَبِّ العَرْشِ العَظِيْم ، الحَمْدُ لِلَّهِ رَبِّ العَالَمِيْنَ ، أَسْأَلُكَ مُوْجِبَاتِ رَحْمَتِكَ ، وَعَزَائِمَ مَغْفِرَتِكَ ، وَالغَنِيْمَةَ مِنْ كُلِّ بِرٍّ ، وَالسَّلَامَةَ مِنْ كُلِّ إِثْمٍ ، لَا تَدَعْ لِي ذَنْبًا إِلَّا غَفَرْتَهُ ، وَلَا هَمًّا إِلَّا فَرَّجْتَهُ ، وَلَا حَاجَةً هِيَ لَكَ رِضًا إِلَّا قَضَيْتَهَا يَا أَرْحَمَ الرَّاحِمِيْنَ
Doa Sholat Hajat yang Mustajab, Arab, Latin, dan Artinya agar Keinginan Terkabul
Lâ ilâha illallâhul halîmul karîm. Subhânallâhi rabbil ‘arsyil karîmil ‘azhîm. Alhamdulillâhi rabbil ‘âlamîn. As’aluka mûjibâti rahmatik, wa ‘azâ’ima maghfiratik, wal ghanîmata min kulli birrin, was salâmata min kulli itsmin. La tada‘ lî dzanban illâ ghafartah, wa lâ hamman illâ farrajtah, wa lâ hâjatan hiya laka ridhan illâ qadhaitahâ ya arhamar râhimîn.
Artinya, “Tiada Tuhan selain Allah yang maha lembut dan maha mulia. Maha suci Allah, penjaga Arasy yang agung. Segala puji bagi Allah, Tuhan alam semesta. Aku mohon kepada-Mu bimbingan amal sesuai rahmat-Mu, ketetapan ampunan-Mu, kesempatan meraih sebanyak kebaikan, dan perlindungan dari segala dosa. Janganlah Kau biarkan satu dosa tersisa padaku, tetapi ampunilah. Jangan juga Kau tinggalkanku dalam keadaan bimbang, karenanya bebaskanlah. Jangan pula Kau telantarkanku yang sedang berhajat sesuai ridha-Mu karena itu penuhilah hajatku. Hai Tuhan yang maha pengasih.”
Editor: Komaruddin Bagja