Tata Cara Mengkafani Jenazah Laki-Laki Muslim, Tutup Bagian Tubuh Mayit yang Ini
4. Bagi jenazah yang syahid, cukup dikafani dengan kain yang menempel pada saat dia meninggal dengan segala darahnya sekalipun.
5. Biaya kain kafan diambilkan dari harta almarhum atau jenazah sebelum pembagian waris.
6. Dalam mengkafani, sebaiknya ada tambahan kapas secukupnya yang telah diberi wewangian guna menutup anggota tubuh yang berlubang meliputi:
- Mata
- Lubang hidung
- Telinga
- Mulut
- Dubur
Demikian juga pada anggota sujud yang meliputi:
- Jidat
- Hidung
- Kedua siku
- Telapak tangan
- Jari-jari telapak kaki
7. Mengikat pantat dengan kain sehelai.
8. Tambahkan kapur barus atau pewangi lain yang ditaburkan di atas kain kafan.
9. Mengikat kelebihan kain di ujung kepala dan kaki (dipocong), dan diusahakan pocongan kepala lebih panjang.
10. Setelah ujung kepala dan ujung kaki diikat, sebaiknya ditambahkan ikatan pada bagian tubuh mayit; seperti perut dan dada, agar kafan tidak mudah terbuka saat dibawa ke pemakaman.
11. Membaca doa setelah selesai mengkafani jenazah Berikut bacaan doanya:
اللَّهُمَّ طَهِّرْهُ كَمَا طَهَرَ هَذَا الدُفْنِ , وَ أَلْبِسْهُ بِلِبَاسِ التَقَوى , وَجَمِلْهُ بِدُفَانٍ مَّا دَفَنْتُ إِلَيْهِ
Ya Allah, sucikanlah mayit ini dari dosa sebagaimana sucinya kain kafan ini, dan berilah ia pakaian dengan pakaian taqwa, dan indahkan ia dengan pakaian yang aku pakaikan kepadanya.
Itulah cara mengkafani jenazah laki-laki muslim yang sebenarnya tidak jauh berbeda dengan mengkafani jenazah perempuan muslim. Sebagai umat islam yang hidup secara sosial, penting untuk mengetahui cara pengurusan jenazah tersebut.
Editor: Komaruddin Bagja