Tata Cara Mandi Wajib setelah Haid dan Mandi Junub
Namun, yang lebih utama adalah mengikuti tata cara mandi yang dijelaskan dalam hadits Nabi Shallallahu 'Alaihi wa Sallam, yang diringkas sebagai berikut:
1.Wanita tersebut mengambil air dan sabunnya, kemudian berwudhu dengan sempurna.
2.Menyiramkan air ke atas kepalanya, lalu menggosok-gosokkan dengan kuat sehingga air mencapai kulit kepalanya. Tidak wajib menguraikan rambut kecuali jika itu diperlukan agar air bisa mencapai kulit kepala.
3.Menyiramkan air ke seluruh tubuhnya.
4.Mengambil sepotong kain atau kapas yang diberi minyak wangi kasturi atau sejenisnya, lalu mengusap bekas darah (farji) dengannya.
Ringkasan tentang mandi junub bagi wanita adalah:
1.Seorang wanita mengambil airnya, lalu berwudhu dengan baik (dimulai dengan bagian kanan).
2.Menyiramkan air ke atas kepalanya tiga kali.
3.Menggosok-gosok kepalanya hingga air mencapai akar rambutnya.
4.Mengguyurkan air ke tubuh, dimulai dari bagian kanan, lalu ke bagian kiri.
5. Tidak wajib membuka jalinan rambut saat mandi.
Tata cara mandi yang dijelaskan tersebut tidaklah wajib, tetapi dianjurkan karena berdasarkan sejumlah hadits Rasulullah Shallallahu 'Alaihi wa Sallam. Jika seorang wanita tidak mengikuti tata cara ini, tetapi memastikan air menyentuh seluruh tubuhnya, itu sudah cukup. Wallahu A'lam bish-shawab.
Editor: Komaruddin Bagja