Get iNews App with new looks!
Mode Gelap
Advertisement
Aa Text
Share:
Read Next : Niat I'tikaf di Masjid pada 10 Hari Terakhir Ramadhan, Syarat dan Keutamaannya
Advertisement . Scroll to see content

Tata Cara I'tikaf di Masjid pada 10 Hari Terakhir Ramadhan, Niat dan Keutamaan

Rabu, 11 Maret 2026 - 00:30:00 WIB
Tata Cara I'tikaf di Masjid pada 10 Hari Terakhir Ramadhan, Niat dan Keutamaan
Ilustrasi tata cara i'tikaf di masjid pada 10 hari terakhir Ramadhan bagi umat Islam. (Foto: Freepik)
Advertisement . Scroll to see content

Doa I'tikaf

Saat melakukan itikaf dianjurkan memperbanyak bacaan dzikir seperti berikut:

سُبْحَانَ الله وَالْحَمْدُ للهِ وَلاَإِلَهَ إِلاَّ الله وَاللهُ أَكْبَرُ

Subhaanallah walhamdulillah walaa ilaaha illallah wallaahu akbar

Artinya: Artinya: Maha Suci Allah dan segala puji bagi-Nya. Tiada Tuhan selain Allah. Allah Mahabesar.
Setelah itu membaca doa itikaf berikut:

اَللّٰهُمَّ اِنَّكَ عَفُوٌّتُحِبُّ الْعَفْوَفَاعْفُ عَنِّيْ

Allahumma innaka 'afuwwun tuhibbul 'afwa fa'fu 'annii

"Ya Allah, bahwasannya Engkau menyukai pemaafan, karena itu maafkanlah aku."

Doa Sapu Jagat

رَبَّنَا آتِنَا فِي الدُّنْيَا حَسَنَةً وَفِي الآخِرَةِ حَسَنَةً وَقِنَا عَذَابَ النَّارِ

Rabbana Aatina Fid dunya hasanah wa fil aakhirati hasanah waqina 'adzaa bannaar

Artinya: Ya Tuhan kami, berilah kami kebaikan di dunia dan kebaikan di akhirat, dan peliharalah kami dari siksa neraka. (Al-Baqarah: 201).

Keutamaan I'tikaf 

1. Pahala Dua Haji

و قال ايضا " من اعتكف عشرا فى رمضان كان كحجتين وعمرتين

رواه البيهقي, شعب الايمان ۳: ۴۲۵

Nabi juga bersabda “ Barangsiapa yang beri’tikaf sepuluh hari di bulan Romadhan, maka baginya pahala dua haji dan dua umroh “

(HR. Al-Baihaqi, Syu’abil iman : 3 : 425).

2. Dijauhkan dari Api Neraka

Nabi Saw bersabda :

من مشى فى حاجة اخيه كان خيرا له من اعتكاف عشر سنين ومن اعتكف يوما ابتغاء وجه الله عزوجل جعل الله بينه وبين النار ثلاث خنادق كل خندق ابعد مما بين الخافقين

(رواه الطبراني, المعجم الاوسط : 7322

“ Barangsiapa yang berjalan di dalam membantu keperluan saudara muslimnnya, maka itu lebih baik baginya dari I’tikaf sepuluh tahun lamanya. Dan barangsiapa yang beri’tikaf satu hari karena mengharap ridho Allah Swt, maka Allah menjadikan di antara dia dan api neaka jarak sejauh tiga khondaq / parit. Setiap khondaq dari khondak lainnya jaraknya sejauh langit dan bumi “

(HR. Thabrani, mu’jam Al-Awsath : 7322).

I'tikaf tidak pernah ditinggalkan oleh Nabi SAW selama 10 terakhir Ramadhan sepanjang hidup Nabi SAW.

Wallahu A'lam

Editor: Kastolani Marzuki

Follow WhatsApp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow

Related News

 
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut