Tata Cara Debat yang Baik sesuai Ajaran Islam dan Hadistnya Lengkap
Dalam hadist riwyata At-Tirmidzi, Rasulullah SAW bersabda, "Tidak ada kaum yang sesat setelah petunjukku kecuali orang-orang yang suka berdebat."
Melansir buku 'Ensiklopedi Hak & Kewajiban dalam Islam' karya Syaujg Sa'ad yusuf Mahmud Abu Aziz , Bilal bin Sa'ad berkata, "Jika engkau melihat orang keras kepala, suka berselisih dan kagum dengan pendapatnya maka sempurnalah kerugiannya."
Dalam Quran surat Al-'Ankabuut ayat 46 Allah SWT berfirman untuk menghindari perdebatan dengan non Muslim, kecuali dengan cara yang baik.
Arab: وَلَا تُجَادِلُوْٓا اَهْلَ الْكِتٰبِ اِلَّا بِالَّتِيْ هِيَ اَحْسَنُۖ اِلَّا الَّذِيْنَ ظَلَمُوْا مِنْهُمْ وَقُوْلُوْٓا اٰمَنَّا بِالَّذِيْٓ اُنْزِلَ اِلَيْنَا وَاُنْزِلَ اِلَيْكُمْ وَاِلٰهُنَا وَاِلٰهُكُمْ وَاحِدٌ وَّنَحْنُ لَهٗ مُسْلِمُوْنَ
Latin: wa lā tujādilū ahlal-kitābi illā billatī hiya aḥsanu illallażīna ẓalamụ min-hum wa qụlū āmannā billażī unzila ilainā wa unzila ilaikum wa ilāhunā wa ilāhukum wāḥiduw wa naḥnu lahụ muslimụn
Artinya: Dan janganlah kamu berdebat dengan Ahli Kitab, melainkan dengan cara yang baik, kecuali dengan orang-orang yang zalim di antara mereka, dan katakanlah, ”Kami telah beriman kepada (kitab-kitab) yang diturunkan kepada kami dan yang diturunkan kepadamu; Tuhan kami dan Tuhan kamu satu; dan hanya kepada-Nya kami berserah diri.”
Semoga kita bisa mengamalkan tata cara debat yang baik sesuai ajaran Islam di atas ya.
Editor: Puti Aini Yasmin