Takbiran Idul Adha Dikumandangkan sampai Kapan?
Takbir muqayyad atau takbir yang terikat waktu adalah takbiran yang dilaksanakan setiap selesai melaksanakan shalat wajib. Takbiran ini dimulai sejak setelah shalat subuh tanggal 9 Dzulhijjah hingga setelah shalat Ashar tanggal 13 Dzulhijjah.
Kenapa Idul Adha Disebut Lebaran Haji? Ini Alasannya
Berikut dalil takbiran yang terikat waktu:
"Dari Umar bin Khattab radhiyallahu ‘anhu, bahwa beliau dulu bertakbir setelah shalat shubuh pada tanggal 9 Dzulhijjah sampai setelah dzuhur pada tanggal 13 Dzulhijjah. (Ibn Abi Syaibah & Al Baihaqi dan sanadnya dishahihkan Al Albani)
Kapan Lebaran Idul Adha 2023? Ini Menurut Muhammadiyah dan Pemerintah
"Dari Ali bin Abi Thalib radhiyallahu ‘anhu, bahwa beliau bertakbir setelah shalat shubuh pada tanggal 9 Dzulhijjah sampai ashar tanggal 13 Dzulhijjah. Beliau juga bertakbir setelah ashar. (HR Ibn Abi Syaibah & Al Baihaqi. Al Albani mengatakan: “Shahih dari Ali radhiyallahu ‘anhu“)
Sementara Takbir Muthlaq adalah takbir hari raya yang tidak terikat waktu, yakni bisa dilakukan kapan saja, dimana saja, dan selama masih dalam rentang waktu yang dibolehkan.
Sejarah Qurban Nabi Ibrahim: Cikal Bakal Penyembelihan Hewan Saat Idul Adha
Takbir Muthlaq jelang Idul Adha biasanya dimulai sejak tanggal 1 Dzulhijjah hingga waktu asar pada tanggal 13 Dzulhijjah. Selama tanggal 1 – 13 Dzulhijjah, kaum muslim disyariatkan untuk memperbanyak ucapan takbir di mana saja, kapan saja dan dalam kondisi apa saja.