Tafsir Surat Al Mulk Ayat 3, Kebesaran Allah Menciptakan Alam Semesta tanpa Cacat
Latin: Alladzii khalaqa sab'a samaawaatin tibaaqam maa taraa fii khalqir rahmaani min tafaawut. Farji'il basara hal taraa min futuur.
Artinya: "Yang menciptakan tujuh langit berlapis-lapis. Tidak akan kamu lihat sesuatu yang tidak seimbang pada ciptaan Tuhan Yang Maha Pengasih. Maka lihatlah sekali lagi, adakah kamu melihat sesuatu yang cacat?" (QS Al-Mulk ayat 3)
Syaikh Muhammad bin Shalih asy-Syawi dalam tafsirnya mengenai ayat tersebut menyatakan bahwa Allah menyebutkan dengan menampakkan kekuasaan-Nya yang lain.
Allah menyebutkan bahwasanya Ia pencipta tujuh langit, Allah ciptakan dan jadikan bertingkat-tingkat, sebagiannya lebih tinggi daripada sebagian yang lain. Makhluk yang melihatnya, tidak akan mendapati keanehan atau pertentangan dan atau cacat (terbelah).
Kemudian Allah memerintahkan untuk mengulangi penglihatannya, agar menjadikan pelajaran dan bertambah keyakinan, karena tidak akan didapati padanya retak atau memiliki celah atau adanya keanehan.