Surah yang Dianjurkan Dibaca di Hari Jumat
وَلِلطَّبَرَانِيِّ مِنْ حَدِيثِ ابْنِ مَسْعُودٍ: «يُدِيمُ ذلِكَ».
Menurut Imam Ath-Thabrani dari hadits Ibnu Mas’ud, “Beliau selalu membaca surah tersebut.” [HR. Ath-Thabrani dalam Ash-Shaghir, 2:80. Hadits ini ghairu mahfuzh, artinya menyelisihi riwayat lebih kuat].
Tidak ada anjuran khusus untuk membaca surat Al-Jumu'ah di hari Jumat, kecuali bagi imam shalat Jumat, dianjurkan membaca surat Al-Jumu'ah dipasangkan dengan surat Al-Munafiqun di rakaat kedua.
Ibnu Abbas Radhiyallahu ‘anhuma menceritakan,
أَنَّ النَّبِيَّ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ كَانَ يَقْرَأُ فِي صَلَاةِ الْجُمُعَةِ سُورَةَ الْجُمُعَةِ وَالْمُنَافِقِينَ
Bahwa Nabi Shallallahu ‘alaihi wa sallam ketika mengimami shalat jumat, beliau membaca surat al-Jumuah dan surat al-Munafiqun. (HR. Muslim 2068)
Dalam Majmu’ Fatawa Syaikh bin Baz 30/265, Membaca dua surat ini dalam shalat Jumat hukumnya sunnah, karena Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam biasa membacanya. Jika imam membaca selain keduanya pada lain kesempatan tidak mengapa.
Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam terkadang membaca pada shalat Jumat surat Al-Jumu’ah dan surat Al-Munafiqun, terkadang membaca surat Al-Jumu’ah dan Al-Ghasiyah. Semuanya adalah sunnah bukan wajib.
Demikianlah penjelasan mengenai surah yang dianjurkan dibaca di hari Jumat. Semoga kita senantiasa dapat mengamalkannya.
Editor: Komaruddin Bagja