Get iNews App with new looks!
Mode Gelap
Advertisement
Aa Text
Share:
Read Next : Proyeksi Ekonomi China Dipangkas karena Krisis Properti dan Wabah Covid
Advertisement . Scroll to see content

5 Sikap Muslim terhadap Wabah Covid-19 agar Terhindar dari Keburukan

Kamis, 08 Juli 2021 - 16:29:00 WIB
5 Sikap Muslim terhadap Wabah Covid-19 agar Terhindar dari Keburukan
Muslim harus bersikap bijak dalam menghadapi wabah Covid-19. (Foto: Antara)
Advertisement . Scroll to see content

الطَّاعُونُ آيَةُ الرِّجْزِ ابْتَلَى الله عَزَّ وَجَلَّ بِهِ نَاسًا مِنْ عِبَادِهِ، فَإِذَا سَمِعْتُمْ بِهِ، فَلَا تَدْخُلُوا عَلَ

َا تَفِرُّوا مِنْهُ

"Tha'un (penyakit menular/wabah kolera) adalah suatu peringatan dari Allah Subhanahu Wa Ta'ala untuk menguji hamba-hamba-Nya dari kalangan manusia. Maka apabila kamu mendengar penyakit itu berjangkit di suatu negeri, janganlah kamu masuk ke negeri itu. Dan apabila wabah itu berjangkit di negeri tempat kamu berada, jangan pula kamu lari daripadanya." (HR. Bukhari Muslim)

4. Tidak Membahayakan Orang Lain

Selain tidak boleh membahayakan diri sendiri, juga wajib menghidarkan diri dari melakukan hal-hal yang membahayakan orang lain. Keduanya menjadi satu hal yang satu paket, sebagaimana sabda Nabi SAW dalam hadits riwayat Abu Said al-Khudri radhiyallahuanhu.

لَا ضَرَرَ وَلَا ضِرَارَ، مَنْ ضَارَّ ضَارَّهُ اللَّهُ، وَمَنْ شَاقَّ شَاقَّ اللَّهُ عَلَيْهِ

Tidak boleh membahayakan diri sendiri dan orang lain. (HR. Malik, Daruquthni, Hakim dan Baihaqi).

Follow WhatsApp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow

Related News

 
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut