Get iNews App with new looks!
Mode Gelap
Advertisement
Aa Text
Share:
Read Next : Refleksi Tahun Baru Islam, Menag Ajak Muslim Indonesia Tinggalkan Sikap Eksklusif
Advertisement . Scroll to see content

Sejarah Awal Penetapan Bulan Hijriah, Jasa Khalifah Umar bin Khattab

Selasa, 21 Maret 2023 - 21:17:00 WIB
Sejarah Awal Penetapan Bulan Hijriah, Jasa Khalifah Umar bin Khattab
Sejarah Awal Penetapan Bulan Hijriah (Foto: Freepik)
Advertisement . Scroll to see content

JAKARTA, iNews.id - Sejarah mengenai awalpenetapan bulan Hijriah menjadi khazanah ilmu yang patut diketahui oleh setiap Muslim. Sebagaimana diketahui, umat Islam memiliki sistem penanggalan sendiri yang disebut dengan kalender Hijriah atau kalender qamariah.

Kalender Hijriah didasarkan pada peredaran bulan. Berdasarkan catatan sejarah, kalender ini pertama kali dicetuskan ketika kekhalifahan Umar bin Khattab.

Satu tahun dalam penanggalan Hijriyah terhitung 354 atau 355 hari. Perhitungan ini lebih pendek keimbang 1 tahun dalam kalender Masehi yang terdiri dari 365 hingga 366 hari.

Pedasaran penanggalan kalender Hijriyah dengan rotasi bulan terdapat pada surah Yunus ayat 5:

"Dialah yang menjadikan matahari bersinar dan bulan bercahaya, dan Dialah yang menetapkan tempat-tempat orbitnya, agar kamu mengetahui bilangan tahun, dan perhitungan (waktu). Allah tidak menciptakan yang demikian itu melainkan dengan benar. Dia menjelaskan tanda-tanda (kebesaran-Nya) kepada orang-orang yang mengetahui." (QS. Yunus ayat 5)

Follow WhatsApp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow
 
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut