Rahasia Umur 40 Tahun Dalam Islam, Perbanyak Syukur dan Taubat
صَبَا مَا صَبَا حَتى عَلا الشَّيبُ رأسَهُ ... فلمَّا عَلاهُ قَالَ لِلْبَاطِلِ: ابطُل
Diturutinya semua yang disukainya sehingga uban telah menghiasi kepalanya. Dan manakala uban telah memenuhi kepalanya, ia berkata kepada kebatilan, "Menjauhlah dariku!"
Dalam Surat Fathir ayat 37 Allah SWT berfirman:
{أَوَلَمْ نُعَمِّرْكُمْ مَا يَتَذَكَّرُ فِيهِ مَنْ تَذَكَّرَ}
Dan apakah Kami tidak memanjangkan umurmu dalam masa yang cukup untuk berpikir bagi orang yang mau berpikir, dan (apakah tidak) datang kepada kamu pemberi peringatan? (Fathir: 37).
Sehubungan dengan ayat tersbeut, Hasyim telah meriwayatkan dari Mansur, Zazan, dan Al-Hasan bahwa umur yang disebutkan dalam ayat tersebut adalah 40 tahun.
Ibnu Abbas ra mengatakan bahwa usia yang dijadikan alasan oleh Allah SAWT terhadap anak Adam, seperti yang disebutkan di dalam ayat adalah empat puluh tahun.