Peristiwa Penting yang Terjadi di Malam Nisfu Syaban, Jadi Momentum Pengampunan Dosa
Pada malam ini pula, catatan-catatan amal manusia selama satu tahun akan diganti dengan yang baru. Oleh karena itu, malam Nisfu Sya'ban juga disebut sebagai Laylatul Bara’ah yang artinya adalah Malam Pengampunan Dosa.
“Rahmat Allah SWT turun ke bumi di malam nisfu Syaban. Allah akan mengampuni segala sesuatu kecuali dosa musyrik dan orang yang di dalam hatinya tersimpan kebencian (kemunafikan),” (H.R. Baihaqi).
Bulan Syaban juga menjadi momentum di mana puasa Ramadhan diwajibkan umat Islam. Puasa Ramadhan difardhukan pada tanggal 10 Syaban tahun 2 hijriyah atau satu setengah tahun setelah Rasulullah hijrah.
Dalam Al Quran surat Al Baqarah ayat 183, Allah SWT berfirman mengenai kewajiban melaksanakan puasa Ramadhan selama satu bulan penuh dan menjadi peristiwa penting dan bersejarah di bulan Syaban.
يٰٓاَيُّهَا الَّذِيْنَ اٰمَنُوْا كُتِبَ عَلَيْكُمُ الصِّيَامُ كَمَا كُتِبَ عَلَى الَّذِيْنَ مِنْ قَبْلِكُمْ لَعَلَّكُمْ تَتَّقُوْنَۙ
Latin: yā ayyuhallażīna āmanụ kutiba 'alaikumuṣ-ṣiyāmu kamā kutiba 'alallażīna ming qablikum la'allakum tattaqụn
Artinya: Wahai orang-orang yang beriman! Diwajibkan atas kamu berpuasa sebagaimana diwajibkan atas orang sebelum kamu agar kamu bertakwa,