4 Peristiwa Bersejarah di Bulan Ramadhan
2. Lailatul Qadar
Lailatul Qadar, yaitu suatu malam yang lebih baik dari seribu bulan. Malam ini sangat dinanti-nanti oleh umat Islam. Banyak yang berharap dengan mala mini, hingga melakukan berbagai amalan agar bisa berkesempatan mendapatkannya. Ada suatu riwayat yang menunjukkan ciri-ciri datangnya malam lailatul qadar.
3. Perang Badar
Perang Badar terjadi pada 2 Hijriyah bertepatan dengan bulan Ramadhan. Pada perang ini, umat muslim minim jumlah dan peralatan perang. Banyak dari mereka yang bermodalkan keyakinan kepada Rasulullah saw sebagai utusan. Mereka selalu percaya bahwa seberat apapun musuhnya, Allah akan selalu berada di pihak yang benar.
Jumlah umat muslim saat itu hanya sekitar 313 orang dan jumlah musuh mereka berada dalam kisaran 1000 orang. Jumlah ini bukanlah jumlah yang seimbang. Oleh karenanya, sebelum melakukan peperangan, Nabi tak hentinya meminta Allah swt untuk memberikan kemenangan pada kubu umat Islam. Akhirnya doa Nabi dikabulkan oleh Tuhan, dan dikirim beberapa utusan Allah sebagai tentara tambahan di kubu umat Islam. Pada akhir pertempuran, umat muslim berhasil memenangkan pertempuran.
4. Fatkhu Makkah
Fatkhu Makkah terjadi pada tanggal 20 Romadhon tahun 8 Hijriyah. Disebabkan karena Bani Bakr (sekutu Quroisy) sedang cekcok dengan Bani Khuza’ah (sekutu Islam). Kaum kafir Quroisy membantu Bani Bakr untuk menyerang Bani Khuza’ah, 20 orang Khuza’ah mati terbunuh. Artinya kafir Quroisy melanggar perjanjian Hudaibiyah. Rosul SAW dan 10.000 pasukan berangkat menuju kota Makkah melalui 4 penjuru ke arah kota Makkah.
Pasukan Zubair bin Awam lewat jalan utara, pasukan Kholid bin Walid lewat jalan selatan, pasukan Sa’ad bin Ubadah lewat jalan barat dan pasukan Abu Ubaidah bin Jarrah bersama Rosul SAW lewat kaki gunung Hind di barat laut. Maka kaum Muslimin dapat menguasai kota Makkah tanpa ada halangan apapun dari kaum kafir Quroisy, karena mereka telah bersembunyi di rumah-rumah mereka dan ada juga yang berlarian ke bukit-bukit sekitar, karena takut kaum Muslimin membalas dendam atas kejahatan yang pernah mereka lakukan. Kemudian Rosul SAW menuju Ka’bah dan menghancurkan 360 berhala menggunakan tongkatnya. Sambil membaca firman Allah, yang artinya : “Telah datang kebenaran, telah hancur kebathilan. Sungguh kebathilan telah hancur”. (QS. Al-Isro : 81).
Sumber: dakwahnu.id, pecihitam.org
Editor: Kastolani Marzuki