Perbedaan Taqlid dan Ittiba, Berikut Penjelasan Lengkapnya dalam Bermadzhab
JAKARTA, iNews.id - Perbedaan Taqlid dan Ittiba dalam kajian ushul fiqih sangat penting diketahui agar semakin paham dalam bermadzhab.
Sebagaimana dimaklumi bahwa bermazhab adalah mengikuti ajaran yang telah dicetuskan oleh imam Mujtahid dan atau mengikuti metode istinbath yang telah dirumuskan oleh imam mujtahid dalam proses menentukan hukum sesuatu.
Hal ini sesuai pendapat Syeikh Al-Buthi yang mengatakan bahwa bermadzhab ialah; “Mengukutnya orang awam atau orang yang tidak sampai ke derajat ijtihad kepadamadzhab imam Mujtahid, baik secara terus menerus atau berpindahpindah darimadzhab satu kepada madzhab lainnya”.
Bermadzhab berfungsi memudahkan umat Islam mempelajari ajaran agamanya, sehingga mereka selamat dari penyimpangan, salah tafsir dan kekeliruan. Bermadzhab juga dapat membatasi meluassnya perbedaan pendapat di kalangan umat Islam.
Artinya, dengan bermadzhab, umat Islam di seluruh dunia hanya dikategorikan dalam empat golongan besar, yaitu; Madzhab Hanafi, Madzhab Maliki, Madzhab Syafi’i dan Madzhab Hanbali.