Perbedaan Mani dan Madzi, Lengkap dengan Cara Membersihkannya
Pencucian dilakukan dengan air yang mengalir. Sedangkan jika cairan sudah mengering, maka nodanya cukup dikerok saja.
Madzi merupakan cairan berwarna putih bening dengan tekstur lengket yang keluar dari kemaluan ketika dalam kondisi syahwat. Meskipun demikian, ada beberapa hal yang membedakan cairan ini dengan mani, yakni tidak muncrat dan tidak menyebabkan lemas setelahnya.
Biasanya, keluarnya air madzi tidak begitu terasa. Mengeluarkan air madzi tak hanya dialami oleh laki-laki, tetapi juga perempuan.
Berbeda dengan air mani, air madzi dihukumi najis ringan. Maka dari itu, pakaian dan badan yang terkena air madzi harus dibersihkan.
Kendati demikian, seseorang yang telah mengeluarkan air madzi tidak diwajibkan mandi besar, seperti setelah mengeluarkan air mani. Ia hanya dianjurkan untuk berwudhu.
Sebagaimana yang telah dijelaskan sebelumnya, keluarnya air madzi tidak terasa. Cairan itu tiba-tiba menetes dari kemaluan dan tidak muncrat.
Seseorang yang telah mengeluarkannya juga tidak merasa lemas. Ketika dilihat, cairan ini berwarna putih bening.