Perbedaan Gerhana Bulan dan Gerhana Matahari, Begini Pandangan Al Qur'an
Sedangkan gerhana bulan dalah peristiwa terhalanginya sinar matahari oleh bumi, sehingga tidak semuanya sampai ke bulan apabila dilihat dari Bumi. Fenomena ini merupakan salah satu akibat dinamisnya pergerakan posisi Matahari, Bumi, dan Bulan.
Terkait Gerhana Bulan malam ini, patut kiranya sejenak merenungkan pesan Allah dan Baginda Rasulullah SAW
Allah berfirman dalam Kitab Suci Al Qur'an, surah Ali-Imran ayat 190-191:
إنَّ فِي خَلْقِ السَّمَٰوَاتِ وَالْأَرْضِ وَاخْتِلَافِ اللَّيْلِ وَالنَّهَارِ لَآيَاتٍ لِأُولِي الْأَلْبَابِ الَّذِينَ يَذْكُرُونَ اللَّهَ قِيَامًا وَقُعُودًا وَعَلَىٰ جُنُوبِهِمْ وَيَتَفَكَّرُونَ فِي خَلْقِ السَّمَٰوَاتِ وَالْأَرْضِ رَبَّنَا مَا خَلَقْتَ هَٰذَا بَاطِلًا سُبْحَانَكَ فَقِنَا عَذَابَ النَّارِ
Sesungguhnya dalam penciptaan langit dan bumi, dan silih bergantinya malam dan siang terdapat tanda-tanda bagi orang-orang yang berakal, (yaitu) orang-orang yang mengingat Allah sambil berdiri, duduk, atau berbaring dan mereka memikirkan tentang penciptaan langit dan bumi (seraya berkata): “Ya Tuhan Kami, tiadalah Engkau ciptakan ini dengan sia-sia, Maha suci Engkau, maka peliharalah Kami dari siksa neraka. (QS Ali Imran:190-191).
Pengurus Lembaga Dakwah PBNU Dr KH Fuad Thohari MA dilansir dari laman dakwahnu.id menjelaskan, dalam ayat al-Qur’an tersebut disebutkan hanya ulil albaab (orang-orang yang berpikir dengan iman) yang mau merenungi makna gerhana dan mengambil hikmahnya.