2. Kitab Zabur
Kata zabur berasal dari zabara-yazburu-zabr yang berarti menulis. Makna aslinya adalah kitab yang tertulis. Zabur dalam bahasa Arab dikenal dengan sebutan mazmur (jamaknya mazamir), dan dalam bahasa Ibrani disebut mizmar, yaitu nyanyian rohani yang dianggap suci.
Sebagian ulama menyebutnya Mazmūr, yaitu salah satu kitab suci yang diturunkan sebelum al-Qur’ān (selain Taurat dan Injil ).
Dalam bahasa Ibrani, istilah zabur berasal dari kata zimra, yang berarti “lagu atau musik”, zamir (lagu) dan mizmor (mazmur), merupakan pengembangan dari kata zamar, artinya “nyanyi, nyanyian pujian”.
Zabur adalah kitab suci yang diturunkan Allah Swt kepada kaum Bani Israil melalui utusannya yang bernama Nabi Daud as.
Secara garis besar, nyanyian rohani yang disenandungkan oleh Nabi Daud as dalam Kitab Zabur terdiri atas lima macam:
a. nyanyian untuk memuji Tuhan (liturgi),
b. nyanyian perorangan sebagai ucapan syukur,
c. ratapan-ratapan jamaah,
d. ratapan dan doa individu, dan
e. nyanyian untuk raja
3. Kitab Injil
Kitab Injil diwahyukan oleh Allah Swt kepada Nabi Isa as. Kitab Injil yang asli memuat keterangan-keterangan yang benar dan nyata, yaitu perintah-perintah Allah Swt agar manusia meng-esa-kan dan tidak menyekutukanNya dengan suatu apa pun.