Niat Sholat Dhuha 4 Rakaat 1 Kali Salam, Memulai Hari dengan Doa dan Harapan
Kebiasaan ini diajarkan oleh ustadz dan di sekolah-sekolah, mulai dari SD hingga perguruan tinggi. Contohnya, niat shalat Maghrib "Usholli fardhol Maghribi..." atau niat wudhu "Nawaitu wudhu'a liraf'il hadatsi...".
Niat bagaikan bisikan hati yang hanya diketahui oleh Allah SWT. Letaknya bukan di lisan, melainkan di dalam relungan jiwa. Setiap perbuatan manusia, sekecil apapun, pasti diawali dengan niat. Orang yang berakal dan memiliki pilihan tidak mungkin melakukan sesuatu tanpa niat.
Waktu Terbaik Sholat Dhuha, Lengkap dengan Doa dan Tata Caranya
Niat menjadi penentu nilai dan hakikat suatu amalan. Amalan tanpa niat yang tulus bagaikan raga tanpa ruh, hampa dan tidak berarti. Niat ikhlas yang ditujukan semata-mata untuk Allah SWT akan meninggikan nilai amalan, menjadikannya berkah dan pahala.
Hadits memang menegaskan pentingnya niat dalam setiap amalan. Namun, hadits tersebut tidak menjelaskan apakah niat harus diucapkan dengan suara keras atau lirih.
Setelah niat, lakukanlah rakaat pertama dan kedua seperti biasa. Kemudian, tanpa memberi salam, lanjutkan ke rakaat ketiga dan keempat. Setelah selesai, baru berikan salam satu kali untuk menutup sholat.
Setelah memberikan salam, bacalah doa khusus Sholat Dhuha:
Dari ‘Aisyah radhiyallahu ‘anha, ia berkata bahwa Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam selesai shalat Dhuha, beliau mengucapkan,