Selain itu, Imam Abu Bakr ad-Dimyathi As-Syafii dalam kitab I’anatut Thalibin (1:65) berujar:
Dalam I’anatut Thalibin –salah satu buku rujukan bagi syafiiyah di Indonesia–, juga menegaskan:
أن النية في القلب لا باللفظ، فتكلف اللفظ أمر لا يحتاج إليه
“Sesungguhnya niat itu di hati bukan dengan diucapkan. Memaksakan diri dengan mengucapkan niat, termasuk perbuatan yang tidak butuh dilakukan.”
Waktu membaca niat puasa Ramadhan
Bagi sebagian orang, bacaan niat yang telah dipaparkan di atas wajib dilafalkan pada malam hari sebelum berpuasa. Batasnya adalah sebelum memasuki waktu subuh.
Namun jika Anda khawatir belum sempat membaca niat hingga waktu subuh tiba, Anda bisa membacanya pada waktu imsak. Tak hanya itu, Anda juga bisa membacanya setelah selesai salat tarawih.