Bulan Dzulqa'dah saat ini sudah memasukii hari ke 9 yang berbarengan dengan hari Senin, salah satu hari yang dianjurkan untuk menjalankan puasa sunnah. Karenanya, inilah momen tepat bagi umat Islam untuk menjalankan puasa Dzulqa'dah sekaligus puasa Senin.
Dilansir dari Buku Yang Harus Diketahui dari Puasa Syawal karya Ahmad Zarkasih, disebutkan bahwa Imam Ar Ramli, salah satu ulama Syafiiyah dalam fatwanya ini menyatakan orang yang berpuasa lalu niatnya digabungkan antara puasa qadha dan sunnah ataupun puasa sunnah dengan sunnah lainnya akan mendapatkan dua pahala sekaligus.
Sayyid Bakri dalam Kitab I‘anatut Thalibin juga menerangkan orang yang berpuasa pada hari-hari tertentu yang sangat dianjurkan untuk dipuasakan akan mendapatkan keutamaan sebagai mereka yang berpuasa sunnah pada hari tersebut, meskipun niatnya adalah qadha puasa atau puasa nazar.
Niat Puasa Dzulqa'dah Sekaligus Puasa Senin Kamis
نَوَيْتُ صَوْمَ غَدٍ عَنْ أَدَاءِ سُنَّةِ ذُو ٱلْقَعْدَة وَعَنْ صَوْمَ يَوْمَ اْلاِثْنَيْنً ِللهِ تَعَالَى
Nawaitu Shouma Ghadin 'An adaai sunnati Dzulqa'dah wa 'an shouma yaumal itsnaini lillahi Ta'alaa
"Saya niat puasa sunnah Dzulqa'dah esok hari dan puasa hari senin karena Allah Ta'ala."
Keutamaan Puasa Dzulqa'dah
Di Bulan Dzulqa'dah dianjurkan menjalankan puasa Sunnah tujuh hari bisa di awal bulan, tengah maupun akhir bulan. Dzulqa'dah merupakan satu dari empat bulan mulia.