”Barangsiapa yang melakukan amalan yang tidak ada dasar dari kami, maka amalan tersebut tertolak. (HR. Muslim).
Kembali kepada bahasan mengenai keutamaan amalan di hari-hari awal di bulan Dzulhijjah.
Keutamaan Sepuluh Hari Pertama Bulan Dzulhijjah
10 hari pertama bulan Dzulhijjah merupakan periode yang sangat istimewa bagi umat Islam. Di balik kemuliaan bulan Dzulhijjah, sepuluh hari pertamanya memiliki keutamaan yang luar biasa, melebihi hari-hari lain dalam setahun. Berikut beberapa keutamaan tersebut:
1. Amal Saleh Dilipatgandakan
Nabi Muhammad SAW bersabda, "Tidak ada hari-hari yang lebih agung di sisi Allah dan amal saleh di dalamnya lebih dicintai oleh-Nya daripada sepuluh hari (sepuluh hari pertama dari Dzulhijjah)." (HR Ahmad)
Hadits ini menunjukkan bahwa setiap amal saleh yang dilakukan pada sepuluh hari pertama Dzulhijjah pahalanya akan dilipatgandakan oleh Allah SWT. Kelipatan pahala ini menjadi kesempatan emas bagi umat Islam untuk meraih pahala yang berlimpah.
2. Waktu Berkumpulnya Amal Saleh
Para ulama tafsir menjelaskan bahwa sepuluh hari pertama Dzulhijjah merupakan waktu berkumpulnya semua amal saleh, seperti salat, zikir, puasa, menyembelih kurban, infak, dan sebagainya. Di hari-hari mulia ini, umat Islam dianjurkan untuk memperbanyak amalan shalih agar mendapatkan pahala yang maksimal.
3. Pahalanya Lebih dari Jihad
Rasulullah SAW bersabda, "Tidak ada satu hari pun di mana amal saleh lebih dihargai Allah daripada sepuluh hari ini, kecuali hari puasa Arafah." (HR Tirmidzi)
Hadits ini menunjukkan bahwa pahala amal saleh pada sepuluh hari pertama Dzulhijjah, bahkan melebihi pahala jihad. Jihad merupakan salah satu amal ibadah yang paling mulia, dan keutamaan ini menunjukkan betapa istimewanya sepuluh hari pertama Dzulhijjah.
4. Hari Arafah
Hari Arafah, yaitu tanggal 9 Dzulhijjah, merupakan hari yang paling mulia dalam sepuluh hari pertama Dzulhijjah. Pada hari ini, umat Islam yang sedang berhaji melakukan puncak ibadahnya di Padang Arafah. Bagi umat Islam yang tidak berhaji, dianjurkan untuk berpuasa Arafah agar mendapatkan pahala yang besar.
Amalan yang Dianjurkan
Mengingat keutamaan yang luar biasa dari sepuluh hari pertama Dzulhijjah, berikut beberapa amalan yang dianjurkan untuk dilakukan:
- Memperbanyak zikir, tahmid, dan takbir.
- Membaca Al-Qur'an.
- Berpuasa Arafah (bagi yang tidak berhaji).
- Menunaikan ibadah haji atau umrah.
- Menyembelih kurban.
- Bersedekah.
- Melakukan amalan shalih lainnya.
Sepuluh hari pertama Dzulhijjah merupakan momen istimewa bagi umat Islam untuk meningkatkan keimanan dan ketaqwaan kepada Allah SWT. Dengan memperbanyak amalan shalih pada hari-hari mulia ini, diharapkan kita dapat meraih pahala yang berlimpah dan mendapatkan ridho Allah SWT.
Demikianlah pembahasan mengenai niat puasa dzulhijjah 9 Juni 2024. Semoga bermanfaat. Wallahu wa’lam.
Editor: Komaruddin Bagja