Naskah Khutbah Jumat: Mensyukuri Nikmat Hujan
Ketika hujan turun dengan sangat deras atau memiliki intensitas tinggi akan sangat menimbulkan kekhawatiran tinggi dan ketakutan yang berlebihan akan terjadinya musibah, maka kita berdoa
اللَّهُمّ حَوَالَيْنَا وَلَا عَلَيْنَا,اللَّهُمَّ عَلَى الْآكَامِ وَالْجِبَالِ وَالظِّرَابِ وَبُطُونِ الْأَوْدِيَةِ وَمَنَابِتِ الشَّجَرِ
Artinya : “Ya Allah turunkan hujan di sekitar kami dan bukan membuat bahaya kepada kami. Ya Allah turunkan hujan di daerah dataran tinggi, gunung, bukit, perut lembah dan tempat pohon tumbuh” (HR. Bukhari dan Muslim). dan ketika hujan reda kita dianjurkan membaca doa
مُطِرْنَا بِفَضْلِ اللَّهِ وَرَحْمَتِهِ
Artinya “Kita diberi hujan karena karunia dan rahmat Allah.”
Mengambil berkah hujan. Ketika hujan turun kita dianjurkan untuk mengambil berkah hujan dengan membasahi tubuh kita dengan air hujan karena hujan adalah rahmat (Sebagian ulama ini dilakukan saat kali pertama hujan turun). Dalam sebuah hadits disebutkan
عن أنسٍ -رضي الله عنه-، قال: أصابنا ونحن مع رسول الله -صلى اللهُ عليه وسلم- مطرٌ، قال: فحسَر رسول الله -صلى اللهُ عليهِ وسلم- ثوبَه حتى أصابَه مِن المطر، فقلنا: يا رسول الله! لمَ صنعتَ هذا؟ قال: “لأنَّه حديثُ عهدٍ بِربِّه تعالى”