Metode Menghafal Al-Qur'an dengan Cepat
Lingkungan yang kondusif ini bisa ditemukan di pondok pesantren atau di manapun dengan beberapa orang yang juga sedang berusaha menghafal Al-Qur'an. Dengan demikian, orang tersebut akan secara tidak langsung mendapat dukungan.
Setelah semua hal di atas telah dipenuhi, berikut ini adalah beberapa metode yang bisa dipilih salah satu atau dikombinasikan dalam menghafal Al-Qur'an.
Dalam metode ini, seseorang akan mendengar guru membaca Al-Qur'an untuk kemudian diikuti. Namun apabila tidak bisa menemukan guru yang tepat, orang tersebut bisa menggunakan Murottal adalah rekaman suara Al Quran.
Kendati demikian, mendengarkan guru lebih dianjurkan. Pasalnya, guru tersebut dapat langsung mengoreksi jika terdapat salah baca oleh para muridnya.
Tikrar adalah metode mengulang-ulang bacaan Al-Qur'an. Jika menggunakan metode ini, seseorang harus telaten dan sabar untuk mengulang ayat per ayat Al-Qur'an sampai benar-benar hafal.
Metode tafahhum membuat seseorang memahami makna Al-Qur'an terlebih dahulu sebelum mulai menghafal. Oleh sebab itu, beberapa orang tidak memilih metode ini karena sulit untuk dilakukan.
Sama seperti tikrar, muraja'ah juga membuat seseorang harus mengulang kembali bacaan Al-Qur'an agar dapat menghafalnya. Bahkan jika sudah hafal, seorang hafiz atau hafizah tetap harus melakukan muraja'ah agar hafalannya tidak hilang.
Editor: Komaruddin Bagja