Get iNews App with new looks!
Mode Gelap
Advertisement
Aa Text
Share:
Read Next : 27 Link Pengganti Rebahin dan Lk21 Terbaru untuk Nikmati Libur Panjang Isra Miraj
Advertisement . Scroll to see content

Mengenal Tradisi Rajaban, Cara Unik Warga Cirebon Peringati Isra Miraj

Kamis, 01 Februari 2024 - 03:22:00 WIB
Mengenal Tradisi Rajaban, Cara Unik Warga Cirebon Peringati Isra Miraj
Mengenal Tradisi Rajaban (Foto: ist)
Advertisement . Scroll to see content

Nabi Muhammad SAW juga melihat berbagai pemandangan yang menakjubkan dan menyeramkan, seperti surga, neraka, Arsy, dan Lauh Mahfuzh.

Puncak dari perjalanan Miraj adalah ketika Nabi Muhammad SAW bertemu langsung dengan Allah SWT, yang memberinya perintah salat lima waktu sebagai kewajiban bagi umat Islam.

Tujuan Perayaan Isra Miraj

Perayaan Isra Miraj adalah salah satu bentuk penghormatan dan pengagungan umat Islam terhadap Nabi Muhammad SAW, yang telah mendapatkan keistimewaan dan kemuliaan dari Allah SWT.

  • Perayaan Isra Miraj juga bertujuan untuk mengingatkan umat Islam tentang kebesaran dan kekuasaan Allah SWT, yang dapat melakukan segala sesuatu tanpa batas dan hambatan.
  • Perayaan Isra Miraj juga bermakna untuk menumbuhkan rasa syukur, cinta, dan ketaatan umat Islam kepada Allah SWT dan Rasul-Nya, serta untuk mengambil pelajaran dan hikmah dari peristiwa Isra Miraj.

Salah satu hikmah dari peristiwa Isra Miraj adalah pentingnya salat sebagai tiang agama dan kunci surga. Salat adalah ibadah yang paling utama dan paling afdhal, yang menjadi perbedaan antara orang Islam dan non-Islam.

Salat adalah cara berkomunikasi langsung dengan Allah SWT, yang dapat mendekatkan diri kepada-Nya dan memohon rahmat dan ampunan-Nya. Salat juga dapat menjaga diri dari perbuatan keji dan mungkar, serta membentuk akhlak dan budi pekerti yang baik.

Tradisi Rajaban: Ziarah, Kenduri, dan Pengajian

Tradisi Rajaban adalah tradisi yang dilakukan oleh sebagian masyarakat Indonesia, khususnya di daerah Jawa Barat, untuk memperingati peristiwa Isra Miraj. Tradisi ini biasanya terdiri dari tiga kegiatan utama, yaitu ziarah, kenduri, dan pengajian.

  • Ziarah adalah kunjungan ke makam para wali, ulama, dan tokoh-tokoh Islam yang dihormati dan disegani oleh masyarakat. Ziarah dilakukan sebagai bentuk penghormatan dan penghargaan, serta untuk memohon syafaat dan berkah dari mereka. Ziarah juga merupakan sarana untuk mengenal sejarah dan perjuangan para pendahulu dalam menyebarkan agama Islam di tanah air. Salah satu makam yang menjadi tujuan ziarah dalam tradisi Rajaban adalah makam Pangeran Kejaksan di Cirebon, yang merupakan salah satu penyebar Islam di daerah tersebut.
  • Kenduri adalah jamuan makan yang diselenggarakan secara bersama-sama oleh masyarakat. Kenduri dilakukan sebagai bentuk rasa syukur dan kebersamaan, serta untuk berbagi rezeki dan kebahagiaan. Kenduri juga merupakan sarana untuk menjalin silaturahim dan ukhuwah antara sesama muslim. Salah satu makanan khas yang disajikan dalam kenduri Rajaban adalah nasi bogana, yaitu nasi yang dicampur dengan kentang, telur, tempe, tahu, parutan kelapa, dan bumbu kuning.
  • Setelah itu melakukan pengajian.  Pengajian dilakukan sebagai bentuk ibadah dan taqarrub kepada Allah SWT, serta untuk meningkatkan ilmu dan amal. Pengajian juga merupakan sarana untuk menambah wawasan dan pemahaman tentang ajaran Islam, serta untuk mengambil hikmah dan pelajaran dari peristiwa Isra Miraj. Salah satu materi yang dibahas dalam pengajian Rajaban adalah kisah dan keajaiban Isra Miraj, serta tata cara dan hukum salat lima waktu.

Sekadar pengingat bahwa Rajaban merupakan tradisi dan bukan merupakan anjuran atau perbuatan yang dicontohkan oleh Rasulullah SAW.  Oleh karena itu, umat Islam harus berhati-hati dalam menjalankan tradisi tersebut. Pasalnya tidak ada dalil shahih yang menganjurkan demikian.

Dalam beragama, umat Islam harus mengikuti tuntunan Rasulullah SAW dalam segala hal, termasuk dalam memperingati Isra Miraj. Cara terbaik untuk memperingati Isra Miraj adalah dengan meningkatkan kualitas salat, baik dari segi jumlah, waktu, cara, maupun khusyuknya.

Umat Islam juga harus memperbanyak membaca Al-Quran, berdzikir, bersedekah, dan berbuat kebaikan kepada sesama. Dengan demikian, umat Islam dapat merasakan manfaat dan berkah dari peristiwa Isra Miraj, serta mendapatkan ridha dan rahmat dari Allah SWT.

Dari penjelasan di atas, sobat iNews.id telah mengenal Tradisi Rajaban, bukan? Semoga momen Isra Miraj menjadi pengingat agar lebih taat kepada Allah Azza wa Jalla dalam hal melaksanakan salat lima waktu.

Editor: Komaruddin Bagja

Follow WhatsApp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow

Related News

 
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut